3 Filosofi Sampoerna, Pilar Riset dan Inovasi yang Hadirkan Super Lab

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Selama 112 tahun, PT HM Sampoerna Tbk telah menempatkan nilai, sumber daya manusia, dan inovasi sebagai fondasi utama keberlanjutan perusahaan. Tiga pilar tersebut menjadi dasar strategi bisnis, serta arah penguatan kapasitas riset dan teknologi.

Presiden Direktur HM Sampoerna, Ivan Cahyadi menyebut, nilai yang diwariskan pendiri, kualitas human capital, serta konsistensi berinovasi memungkinkan perusahaan tetap relevan di tengah perubahan industri.

"Yang pertama adalah nilai yang di set up dari founder company dari awal. Yang kedua bicara human capital, karena di tangan orang yang benar, Rp1 juta bisa jadi proyek miliaran dolar. Dan yang ketiga adalah inovasi. Itu yang membuat perusahaan ini terus ada sampai sekarang," ujar Ivan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerangka itu kemudian diterjemahkan dalam investasi pembangunan fasilitas produksi baru yang terintegrasi dengan pusat riset modern di Indonesia. Salah satunya, lewat alokasi sekitar US$300 juta atau setara Rp4,86 triliun untuk proyek yang disebut sebagai super lab.

Fasilitas riset super lab ini melibatkan sekitar 200 ilmuwan Indonesia, dan menjadi salah satu dari dua laboratorium sejenis dalam jaringan penelitian global perusahaan induk, Philip Morris International. Keterlibatan talenta nasional turut mencerminkan peningkatan peran Indonesia dalam kegiatan penelitian dan pengembangan berskala internasional.

Secara fungsi, super lab dirancang untuk memperkuat kapasitas riset produk, pengujian teknologi, serta pengembangan proses produksi berbasis standar global. Keberadaan fasilitas ini juga membuka ruang transfer pengetahuan, peningkatan kompetensi ilmuwan lokal, dan kolaborasi lintas negara dalam ekosistem penelitian perusahaan.

Penguatan tersebut melanjutkan sejumlah inisiatif inovasi yang telah dijalankan Sampoerna, termasuk pengembangan teknologi produk berbasis pemanasan tembakau, penerapan otomasi dan digitalisasi proses produksi, serta integrasi riset dengan jaringan pengetahuan global. Perusahaan juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan teknis, pertukaran keahlian internasional, dan keterlibatan tenaga ahli Indonesia dalam proyek penelitian global.

Pendekatan berbasis riset, teknologi, dan pengembangan kompetensi menjadi bagian dari strategi menjaga keberlanjutan bisnis. Melalui investasi fasilitas penelitian di dalam negeri, Sampoerna sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai penelitian dan pengembangan serta memperluas kontribusi talenta nasional di bidang sains dan teknologi.

(rea/rir)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |