5 Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari yang Menakjubkan

3 hours ago 3

CNN Indonesia

Sabtu, 14 Feb 2026 09:25 WIB

Jalan kaki tak perlu lama-lama, 30 menit saja sudah cukup. Memangnya, apa saja manfaat jalan kaki 30 menit setiap hari? Ilustrasi. Ada beberapa manfaat jalan kaki 30 menit setiap hari. (morgueFile/jzlomek)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Jalan kaki terlihat seperti aktivitas fisik yang sederhana. Namun siapa sangka, di balik kegiatan simpel itu, jalan kaki menyimpan dampak positif yang luar biasa.

Bila dilakukan secara konsisten setiap hari, bahkan meski hanya 30 menit, jalan kaki berperan dalam penurunan berat badan hingga membantu menekan risiko serangan jantung.

Ingin tahu lebih detail perihal manfaat jalan kaki 30 menit setiap hari? Artikel berikut akan merangkumnya untuk Anda. Simak penjelasannya sampai selesai!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manfaat jalan kaki 30 menit setiap hari

Merangkum berbagai sumber, berikut beberapa efek jalan kaki 30 menit setiap hari untuk tubuh.

1. Meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir

Penelitian dalam jurnal Neurology menunjukkan bahwa orang lanjut usia yang rutin berjalan kaki memiliki kondisi otak yang lebih baik. Mereka yang aktif berjalan kaki setiap minggu tercatat memiliki 'materi abu-abu' otak lebih banyak.

Materi abu-abu berperan dalam proses berpikir, mengingat, dan mengolah informasi. Semakin terjaga jumlahnya, kian baik pula fungsi otak seseorang.

Jalan kaki 30 menit setiap hari dapat membantu menjaga ketajaman pikiran seiring bertambahnya usia, termasuk menekan laju penurunan fungsi otak.

2. Mencegah kenaikan berat badan

Manfaat jalan kaki 30 menit setiap hari lainnya adalah mencegah kenaikan berat badan.

Jalan kaki termasuk aktivitas fisik dengan intensitas sedang yang berdampak baik pada keseimbangan hormon tubuh. Saat tubuh bergerak, sistem di dalamnya bekerja lebih selaras dan berpengaruh pada cara tubuh menyimpan lemak.

Penelitian dari Harvard dan American Heart Association menemukan, orang dengan faktor genetik obesitas yang rutin berjalan kaki mengalami penurunan dampak gen tersebut. Pada kelompok yang aktif berjalan, pengaruh gen pemicu berat badan berlebih berkurang cukup signifikan.

Meski dilakukan 30 menit setiap hari, kebiasaan ini tetap memberi manfaat bagi pengendalian berat badan selama dijalani secara konsisten.

Penyakit jantung menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi. Nah, jalan kaki dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

Pasalnya, aktivitas tersebut membantu melancarkan aliran darah, menjaga tekanan darah tetap stabil, dan mendukung kondisi pembuluh darah.

BMI digunakan untuk menilai apakah berat badan seseorang berada pada kategori sehat atau berlebih. Sebuah studi mencatat, peserta dengan berat badan berlebih yang rutin berjalan kaki selama beberapa bulan mengalami penurunan BMI.

Selain itu, terjadi pengurangan lemak di area perut dan total lemak tubuh. Jalan kaki pun membantu mengaktifkan otot kaki dan pinggul yang kurang bergerak akibat terlalu lama duduk.

5. Membantu menjaga suasana hati tetap baik

Manfaat jalan kaki 30 menit setiap hari juga terasa pada kondisi mental. Penelitian dari Stanford University memperlihatkan kalau berjalan di area terbuka seperti taman membantu mengurangi pikiran negatif.

Tak hanya karena aktivitas fisik, dengan lari di taman, Anda mendapatkan udara segar dan paparan sinar matahari.

Kondisi itu berperan dalam menjaga ritme tubuh dan kualitas istirahat. Dampaknya, suasana hati menjadi lebih stabil dan tingkat stres ikut menurun.

(san/asr)

Read Entire Article
| | | |