CNN Indonesia
Kamis, 27 Agu 2026 11:15 WIB
IPDN memberikan sejumlah fasilitas kepada peserta didik selama menempuh pendidikan. Lalu, apakah kuliah di IPDN mendapat uang saku? (Foto: IPDN)
Jakarta, CNN Indonesia --
Fasilitas yang diberikan sebuah universitas menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian bagi calon mahasiswa baru, termasuk uang saku.
Bagi kamu yang tertarik mendaftar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mungkin tengah mencari tahu informasi ini. Apakah kuliah di IPDN mendapat uang saku?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenyam pendidikan di sekolah kedinasan termasuk IPDN menjadi salah satu impian bagi lulusan SMA. Kesempatan diangkat menjadi PNS menjadi daya tarik tersendiri bagi lulusan SMA untuk bisa mengenyam pendidikan di IPDN.
Selain itu, banyak dari calon mahasiswa yang ingin mengetahui fasilitas apa saja yang diberikan oleh sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri tersebut.
Termasuk fasilitas uang saku yang diberikan kepada peserta didik selama menempuh pendidikan di IPDN.
Apakah kuliah di IPDN mendapat uang saku?
Populernya IPDN sebagai salah satu sekolah kedinasan membuat banyak orang yang bertanya-tanya tentang fasilitas yang diberikan oleh IPDN. Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan adalah fasilitas uang saku. Lalu, apakah kuliah di IPDN mendapat uang saku?
Jawabannya adalah iya, terdapat fasilitas berupa uang saku yang diberikan kepada para praja IPDN.
Dirangkum dari berbagai sumber, pihak IPDN akan memberikan uang saku yang akan diberikan kepada peserta didik yang tengah menempuh pendidikan di sekolah kedinasan tersebut setiap bulannya. Besaran uang saku yang diberikan bergantung pada tingkatan praja IPDN itu sendiri.
Selain uang saku, IPDN juga menyediakan berbagai macam fasilitas yang dapat digunakan oleh peserta didik selama menempuh pendidikan. Fasilitas ini disediakan untuk menunjang aktivitas dan pembelajaran para praja selama kuliah di IPDN.
Berikut ini fasilitas yang disediakan oleh IPDN bagi siswanya.
- Gratis biaya kuliah
- Asrama
- Konsumsi tiga kali sehari
- Atribut dan seragam
- Laboratorium pemerintahan
- Laboratorium komputer
- Sarana olahraga seperti lapangan sepak bola dan basket.
- Perpustakaan
- Tempat ibadah
- Transportasi
Selain mendapatkan uang saku dan beragam fasilitas di atas, IPDN juga memberikan keistimewaan kepada lulusannya.
Lulusan IPDN memiliki peluang untuk diangkat menjadi CPNS yang bertugas di instansi pemerintah pusat maupun daerah di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan fasilitas serta kesempatan untuk menjadi PNS yang diberikan, tentu bukan perkara yang mudah untuk bisa masuk kuliah di IPDN.
Selain ketentuan batas usia, terdapat batas nilai minimal yang harus dipenuhi oleh calon peserta didik. Berikut ini beberapa persyaratan umum masuk IPDN.
- WNI
- Minimal usia 16 tahun dan maksimal 21 tahun
- Tinggi badan minimal 160 cm (laki-laki) dan 156 cm (perempuan).
Selain persyaratan umum, terdapat syarat administrasi yang harus dipenuhi oleh calon praja IPDN. Seperti ijazah SMA atau MA, nilai rata-rata ijazah minimal 73 atau 65 bagi pendaftar yang berasal dari wilayah Papua atau Orang Asli Papua (OAP).
IPDN sendiri telah membuka pendaftaran untuk seleksi penerimaan calon praja (SPCP) angkatan 2026. Pendaftaran SPCP IPDN 2026 ini akan dibuka dari tanggal 18 Agustus hingga 30 Agustus 2026 melalui link https://sscasn.bkn.go.id.
Setelah membuat akun di laman tersebut, calon praja diwajibkan untuk melengkapi persyaratan administrasi di SSCASN. Setelah terverifikasi, peserta diwajibkan mengikuti sejumlah tes yang telah dipersiapkan.
Tes tersebut antara lain Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Tes Kesehatan, Tes Psikologi Integritas dan Kejujuran dan Tes Pantukhir.
Demikian jawaban dari pertanyaan apakah kuliah di IPDN mendapat uang saku yang dapat dijadikan referensi.
(ahd/fef)


















































