Apakah Semua Sekolah Kedinasan Wajib Asrama? Simak Penjelasannya

1 hour ago 6

CNN Indonesia

Rabu, 26 Agu 2026 11:19 WIB

Masih banyak calon peserta yang belum tahu soal apakah sekolah kedinasan wajib asrama atau tidak. Ilustrasi. Masih banyak calon peserta yang belum tahu tentang apakah sekolah kedinasan wajib asrama atau tidak. (arsip foto Biro Pers Setpres)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Sekolah kedinasan sering kali identik dengan kehidupan asrama. Pertanyaannya, apakah semua sekolah kedinasan wajib asrama?

Tinggal di asrama berarti kehidupan sehari-hari akan lebih terikat dengan aturan dan jadwal pendidikan. Sementara sekolah yang tidak menerapkan sistem tersebut memberi pilihan tempat tinggal yang lebih fleksibel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara nasional, tidak ada ketentuan yang mewajibkan seluruh sekolah kedinasan menerapkan sistem asrama.

PermenPANRB Nomor 13 Tahun 2026 mengatur penerimaan peserta didik sekolah kedinasan secara nasional, sementara aturan mengenai kehidupan pendidikan, termasuk tempat tinggal mahasiswa atau taruna, mengikuti ketentuan masing-masing sekolah.

Apakah sekolah kedinasan wajib asrama?

Lantas, apakah sekolah kedinasan wajib asrama? Jawabannya, tidak selalu.

Beberapa sekolah kedinasan menerapkan wajib asrama, beberapa lainnya tidak. Berikut beberapa sekolah kedinasan yang menerapkan wajib asrama dan tidak.

1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

IPDN termasuk sekolah kedinasan yang kehidupan pendidikannya sangat lekat dengan sistem asrama. Dalam dokumen Rencana Induk Pengembangan IPDN disebutkan bahwa praja wajib tinggal di asrama. Kehidupan praja juga diatur melalui tata kehidupan praja yang menjadi bagian dari proses pendidikan.

Dengan demikian, bagi calon praja IPDN, tinggal di asrama bukan sekadar pilihan tempat tinggal, melainkan bagian dari pola pendidikan.

2. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

STIN juga menerapkan pola pendidikan berbasis asrama bagi taruna. Melansir situs resmi STIN, asrama taruna menjadi salah satu fasilitas kampus, selain ruang perkuliahan, laboratorium, fasilitas olahraga, dan fasilitas pendukung lainnya.

Pola tersebut membuat kegiatan taruna berlangsung dalam lingkungan pendidikan yang terstruktur, termasuk pembentukan kemampuan akademik, fisik, dan karakter.

Meski begitu, calon peserta tetap perlu mengecek pengumuman penerimaan dan aturan STIN pada tahun berjalan untuk mengetahui ketentuan teknis terbaru.

3. Politeknik Imigrasi (Poltekim)

[foto]

Poltekim juga memiliki sistem kehidupan pendidikan yang terintegrasi dengan asrama. Calon taruna yang telah melakukan registrasi disebut langsung ditempatkan di asrama dan kemudian mengikuti masa basis selama kurang lebih dua bulan.

Dokumen kinerja Poltekim juga menunjukkan bahwa asrama menjadi bagian penting dari penyelenggaraan pendidikan. Meski demikian, ketersediaan tempat tinggal dapat memengaruhi pengaturan hunian pada periode tertentu.

4. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)

Poltek SSN merupakan sekolah kedinasan di bawah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan pola pendidikan yang menuntut kedisiplinan.

Untuk ketentuan wajib tinggal di asrama, calon peserta sebaiknya merujuk pada pengumuman dan tata tertib penerimaan terbaru Poltek SSN. Informasi mengenai keberadaan fasilitas asrama saja belum cukup untuk menyimpulkan bahwa seluruh taruna wajib tinggal di sana sepanjang masa pendidikan.

Sekolah kedinasan yang tidak wajib asrama

Tidak semua sekolah kedinasan menerapkan pola tersebut. Salah satu contoh yang paling jelas adalah Politeknik Statistika STIS.

STIS tidak menyediakan fasilitas asrama bagi mahasiswa. Dalam dokumen resmi STIS mengenai kepuasan mahasiswa, asrama bahkan disebut sebagai salah satu fasilitas yang belum tersedia dan pernah diusulkan untuk disediakan apabila kampus dipindahkan.

Hal yang perlu diperhatikan calon peserta adalah keberadaan asrama tidak selalu berarti seluruh mahasiswa atau taruna wajib tinggal di asrama. Ada sekolah yang menjadikan asrama sebagai bagian dari sistem pendidikan, ada pula yang hanya menyediakan fasilitas hunian untuk kebutuhan tertentu. Aturan tersebut juga dapat berubah sesuai kebijakan dan kondisi masing-masing sekolah.

Karena itu, untuk menjawab apakah sekolah kedinasan wajib asrama atau tidak, sebaiknya tidak hanya terpaku pada fasilitas asrama yang dimiliki kampus. Periksa juga aturan pendidikan, tata tertib, serta pengumuman penerimaan pada tahun berjalan.

(anm/asr)

placeholder

Read Entire Article
| | | |