Bagnaia Stres Ducati Cuma Bisa Menang di Lomba Tuk-Tuk MotoGP Thailand

5 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Francesco Bagnaia terkejut dengan performa pembalap-pembalap dari tim rival dalam balapan MotoGP Thailand 2026.

Ducati tidak bisa berbicara banyak dalam seri pembuka MotoGP 2026. Setelah Marc Marquez menjadi runner up pada balapan sprint race, tidak ada satu pun pembalap Ducati yang bisa menembus podium full race.

Marco Bezzecchi yang menjadi jagoan Aprilia jadi juara MotoGP Thailand 2026, diikuti Pedro Acosta dan Raul Fernandez.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagnaia  hanya berada di peringkat kesembilan. Ini hasil terbaik dari tim pabrikan Ducati lantaran Marc Marquez gagal finis.

Bagnaia menyoroti kemampuan tim-tim lain dalam meningkatkan daya saing motor-motor di MotoGP 2026.

"Saya mau menekankan kemajuan yang dibuat oleh kompetitor. Tim-tim lain berkembang dan kami mengalami sedikit kemunduran, jadi kami harus memahami apa yang terjadi. Performa Aprilia selama akhir pekan benar-benar luar biasa. Aprilia melakukan kerja yang bagus sekali. Bezzecchi sangat kuat dari sesi latihan, dan begitu pula [Ai] Ogura, saat dia menyalip saya, dan langsung menjauh," tutur Bagnaia dilansir dari Motosan.

Juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu tak menyangka Ducati kalah telak dari tim lain karena pada saat sesi tes, motor Desmosedici GP26 menunjukkan performa yang apik.

"Setelah tes saya bisa bilang tidak mungkin kami meraih hasil jelek. Kami begitu cepat, dengan kecepatan yang mantap bahkan saat menggunakan ban yang tidak bagus. Kemudian pada akhir pekan saya menyadari ada perbedaan dan saya tidak bisa beradaptasi," terang Bagnaia.

Bagnaia pun mencoba sportif menanggapi kemenangan Bezzecchi yang menyudahi balapan dengan keunggulan lebih dari 5,5 detik dari pembalap kedua.

"Tentunya saya senang atas apa yang diraih Bezzecchi. Sangat disayangkan kemarin [Bezzecchi jatuh] karena dia bisa meraih dua gelar. Saya juga membuat kesalahan seperti itu, jadi saya tidak bisa berbicara apa pun. Setidaknya kami bisa mengalahkan mereka di Tuk-Tuk," kata Bagnaia menyinggung balapan dengan angkutan motor khas Thailand dalam sebuah sesi hiburan di atas Sirkuit Buriram sebelum balapan.

Selain soal faktor teknis, Bagnaia juga mengakui faktor panas Thailand jadi kendala yang membuatnya sulit bersaing.

[Gambas:Video CNN]

(nva/jal)

Read Entire Article
| | | |