Bank BJB Salurkan Dana BSPS Rp700 Miliar untuk 35.000 Rumah di Jabar

5 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Bank bjb menyepakati kerja sama dengan Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Barat Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa II untuk menyalurkan dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 di Menara bank bjb, Jumat (27/3).

Melalui proses seleksi, tahun ini bank bjb kembali dipercaya sebagai bank penyalur dana BSPS. Kolaborasi ini juga menjadi bagian penguatan sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan dalam memperluas akses hunian layak bagi masyarakat.

Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb, Nunung Suhartini menyampaikan, Program BSPS merupakan salah satu instrumen pemerintah yang membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk meningkatkan kualitas rumah swadaya melalui pendekatan gotong royong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Program ini memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, sehat, dan aman," ucap Nunung.

Sebelumnya, bank bjb telah mengemban kepercayaan yang sama dalam menyalurkan dana BSPS untuk Tahun Anggaran 2017 hingga 2022. Dengan pengalaman tersebut, bank bjb memastikan komitmen bahwa untuk penyaluran dana dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

"Kami berharap pelaksanaan kerja sama ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang optimal. bank bjb siap untuk terus berkolaborasi dan berinovasi dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya di sektor perumahan," tutur Nunung.

Tahun ini, dana BSPS dialokasikan untuk 35 ribu unit rumah tidak layak huni di 27 kabupaten dan kota di seluruh Jawa Barat (Jabar). Setiap unit rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta, sehingga total nilai penyaluran dana mencapai sekitar Rp700 miliar.

Dengan urasi pelaksanaan program direncanakan mulai April hingga Agustus 2026. Untuk menjaga efektivitas dan akuntabilitas, implementasi program akan dilakukan melalui dua skema utama.

Skema pertama, adalah penarikan tunai yang digunakan untuk pembayaran upah tukang. Sementara, skema kedua dilakukan melalui mekanisme pemindahbukuan langsung ke toko material untuk pembelian bahan bangunan.

Adapun untuk mendukung proses penyaluran, bank bjb menghadirkan produk Tabungan bjb Tandamata Khusus sebagai rekening penerima bantuan. Produk ini menyediakan beragam kemudahan, termasuk bebas setoran awal, bebas biaya administrasi, tanpa saldo mengendap, serta tidak dikenakan pendapatan bunga.

Kemudahan tersebut sekaligus memberikan akses layanan keuangan yang lebih inklusif bagi penerima bantuan. Pelaksanaan program ini juga didukung oleh jaringan layanan bank bjb yang luas di seluruh wilayah Jabar.

Pada saat bersamaan, infrastruktur yang matang ini memastikan distribusi bantuan menjangkau masyarakat secara cepat dan merata. Selain penyaluran bantuan, kerja sama ini turut membuka potensi pengembangan ekosistem bisnis yang lebih luas.

Kolaborasi bank bjb tersebut menciptakan ekosistem ekonomi yang terintegrasi dan berkelanjutan di tingkat daerah. bank bjb menegaskan upaya memperluas sinergi guna menghadirkan solusi keuangan yang inovatif, sejalan dengan upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui peran aktif dalam program BSPS, bank bjb mewujudkan komitmen mendukung pembangunan sektor properti, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |