Bocoran Email Pentagon Singgung Opsi Keluarkan Spanyol dari NATO

1 hour ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah email internal Pentagon yang bocor mengungkap ketegangan antara Amerika Serikat dan sejumlah sekutu NATO, terutama Spanyol, terkait perang Iran.

Dokumen itu disebut memuat sejumlah opsi untuk menekan negara-negara anggota NATO yang menolak membantu operasi militer AS, termasuk wacana menangguhkan keanggotaan Spanyol dari aliansi tersebut.

Melansir dari Euronews, isi surat elektronik atau surel itu menunjukkan kekecewaan Washington terhadap sejumlah negara NATO yang menolak memberikan akses pangkalan militer maupun wilayah udara untuk mendukung operasi AS ke Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penolakan akses ini dikenal sebagai access, basing, and overflight atau ABO. Dalam surel tersebut, akses semacam itu disebut sebagai hal dasar dalam kerja sama NATO.

Spanyol menjadi salah satu negara yang paling disorot. Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez secara terbuka mengkritik serangan AS-Israel ke Iran sebagai intervensi militer yang tidak dapat dibenarkan dan berbahaya.

Selain menolak dukungan politik, Spanyol juga disebut tidak memberikan akses penggunaan pangkalan militer bersama di wilayahnya untuk mendukung operasi AS.

Sikap ini memperburuk hubungan Madrid dengan Presiden AS Donald Trump, yang sebelumnya juga mengkritik Spanyol karena dinilai tidak memenuhi target belanja pertahanan NATO.

Trump sempat menyebut Spanyol sebagai negara yang tertinggal karena hanya mengalokasikan sekitar 2,1 persen dari produk domestik bruto (PDB) untuk pertahanan. Angka itu jauh di bawah target baru NATO sebesar 5 persen pada 2035.

Tak hanya Spanyol, surel tersebut juga menyinggung kemungkinan tekanan terhadap Inggris. Pemerintah Inggris di bawah Perdana Menteri Keir Starmer sebelumnya menolak bergabung dalam operasi militer tersebut.

Salah satu opsi yang dibahas adalah meninjau ulang dukungan diplomatik AS terhadap Kepulauan Falkland, wilayah yang selama ini dikelola Inggris tetapi juga diklaim Argentina.

Langkah semacam ini dinilai sensitif karena menyangkut isu geopolitik lama yang masih diperdebatkan.

Tidak mudah keluarkan anggota NATO

Meski wacana tersebut muncul dalam surel, opsi mengeluarkan atau menangguhkan Spanyol dari NATO dinilai bukan langkah yang realistis.

Para ahli menilai tidak ada mekanisme sederhana yang memungkinkan AS secara sepihak membekukan keanggotaan negara anggota lain dalam aliansi tersebut.

"Tidak mungkin mengeluarkan anggota NATO tanpa pelanggaran serius terhadap aturan aliansi, dan dalam kasus Spanyol tidak ada bukti itu," kata pakar keamanan dari University of Bath, Patrick Bury.

Bury juga menilai negara anggota NATO berada dalam haknya untuk menolak akses pangkalan militer atau wilayah udara, terutama jika tidak ada konsultasi resmi dalam kerangka aliansi.

"Dalam kasus ini, Iran bukan wilayah NATO dan tidak ada kewajiban langsung bagi anggota untuk terlibat," ujarnya.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari Pentagon terkait isi surel tersebut. Pemerintah Spanyol juga merespons laporan ini secara hati-hati dan menyatakan hanya akan merujuk pada dokumen serta posisi resmi, bukan komunikasi informal.

(anm/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |