China Bikin Cat Mobil Hitam Ekstrem 99,9% Pesaing Vantablack BMW

2 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan cat Nippon Paint, lewat unit risetnya di China, mengembangkan cat mobil ultra-hitam yang diklaim menyerap lebih dari 99,90 persen cahaya. Cat memiliki karakteristik mirip Vantablack, kelir hitam ekstrem yang pernah membalut BMW X6 pada 2019, namun lebih praktis diproduksi.

Sebagai pembanding, Vantablack menyerap 99,965 persen cahaya, artinya cat baru ini sebenarnya sedikit kurang hitam. Keunggulannya ada di hal lain, yaitu diklaim jauh lebih siap untuk produksi massal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cat ini dibuat tim Color Technology di Nippon Paint (China) Company, Shanghai. Unit itu bernaung di bawah NIPSEA Group, anak usaha Nippon Paint Holdings, perusahaan cat asal Jepang yang berdiri di Tokyo pada 1881 dan kini menjadi salah satu produsen cat terbesar di Asia.

Hasil riset soal cat ini sudah terbit di jurnal Matter & Light terbitan Cell Press, dengan Zhiwei Liu sebagai penulis utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara kerja

Berbeda dari Vantablack yang mengandalkan "hutan" nanotube karbon tegak lurus, cat Nippon Paint ini memadukan carbon black nanoskala dan carbon nanotube (CNT) dalam formula berbasis air.

Menurut penjelasan Carscoops, partikel carbon black menempel di sepanjang nanotube dan membentuk permukaan tak rata berisi puncak dan lembah mikroskopis.

Cahaya yang masuk tidak terpantul keluar tetapi terperangkap dan memantul berkali-kali di lembah-lembah itu. Hasilnya, lapisan menyerap lebih dari 99,90 persen cahaya tampak, dengan nilai jetness 328,7 dan blackness 315,0 menurut studinya.

Pembeda utamanya dari Vantablack yakni campuran ini disiapkan lewat proses milling skala industri dan bisa disemprotkan memakai alat cat otomotif standar.

Meski menjanjikan cat ini belum siap digunakan di mobil produksi massal. Studi tersebut baru fokus menguji daya rekat dan kemampuan lapisan bertahan di bodi.

Dalam pengujian, panel disebut tahan kelembapan hingga 95 persen pada suhu 40 derajat Celsius, serta direndam air selama 10 hari tanpa tanda kerusakan.

Namun uji ketahanan terhadap sinar UV, baret, korosi, dan lemparan kerikil belum dilakukan, syarat yang masih harus dilewati sebelum cat ini bisa dikomersialkan.

BMW Vantablack X6. (bmw.com)

Vantablack

Vantablack sendiri bukan barang baru. Material nano ini diciptakan perusahaan Inggris, Surrey NanoSystem, pada 2014.

BMW lalu memperkenalkan X6 berbalut Vantablack pada 2019 dan mengklaim sebagai produsen otomotif pertama yang memakainya.

Surrey kala itu membatasi distribusinya, hanya perusahaan yang terverifikasi, fasilitas penelitian, dan lembaga edukasi yang dapat memesan sampel Vantablack.

Keterbatasan itu memicu lahirnya cat sejenis. Salah satunya Musou Black yang diklaim menyerap 99,4 persen cahaya, tetapi berbasis air dan tak dirancang khusus untuk mobil sehingga lapisannya lemah dan mudah copot.

(fea)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |