Daftar Saham 'Gocap' di Tengah Rencana Ubah Harga Minimum

3 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana mengubah batas minimum harga saham yang saat ini ditetapkan Rp50 per saham.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan perubahan kebijakan perlu dilakukan untuk memberikan akses likuiditas yang lebih baik di pasar modal dalam negeri.

Dalam hal ini, langkah itu diharapkan bisa memperbaiki likuiditas dan proses penentuan harga wajar saham suatu emiten di pasar melalui interaksi antara pembeli dan penjual (price discovery).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk memberikan akses likuiditas dan price discovery yang lebih baik, kami akan menghapus batasan harga minimum Rp50," ujar Jeffrey seperti dikutip dari keterangan resmi, Kamis (20/8).

Menurut Jeffrey, saat ini pihaknya tengah mempertimbangkan masukan dari para pelaku industri seperti Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) dan Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII).

"Kemarin, 19 Agustus sudah dilakukan diskusi dengan APEI dan AMII untuk mendapat respon dari pelaku. Diskusi dengan investor global juga kami lakukan," jelasnya.

Berikut daftar saham di bawah level Rp50 berdasarkan data perdagangan Jumat (21/8):

1. PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP)
2. PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY)
3. PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA)
4. PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP)
5. PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP)
6. PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS)
7. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL)
8. PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF)
9. PT Cowell Development Tbk (COWL)
10. PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI)
11. PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO)
12. PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA)
13. PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY)
14. PT First Indo American Leasing Tbk (FINN)
15. PT Golden Plantation Tbk (GOLL)
16. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
17 PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT)
18. PT HK Metals Utama Tbk (HKMU)
19. PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME)
20. PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL)
21. PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP)
22. PT Indo Komoditi Korpora Tbk(INCF)
23. PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI)
24. PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS)
25. PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA)
26. PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP)
27. PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI)
28. PT Modernland Realty Ltd. Tbk (MDLN)
29. PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV)
30. PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA)
31. PT Polaris Investama Tbk (PLAS)
32. PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP)
33. PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS)
34. PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL)
35. PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA)
36. PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL)
37. PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO)
38. PT Siwani Makmur Tbk (SIMA)
39. PT SMR Utama Tbk (SMRU)
40. PT Sugih Energy Tbk (SUGI)
41. PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS)
42. PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH)
43. PTT rada Alam Minera Tbk (TRAM)
44. PT Triwira Insanlestari Tbk(TRIL)
45. PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE)
46. PT Dosni Roha Indonesia Tbk(ZBRA)

[Gambas:Video CNN]

(ldy/sfr)

Read Entire Article
| | | |