Daftar Unggulan All England 2026: 4 dari Indonesia

9 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Turnamen badminton tertua All England 2026 akan berlangsung mulai Selasa (3/2). Ada berapa unggulan dari Indonesia?

Ada empat atlet Indonesia masuk daftar unggulan All England 2026. Keempat unggulan tersebut berawal dari tiga nomor, yakni tunggal putra, tunggal putri, dan ganda putra.

Jonatan Christie menjadi unggulan keempat tunggal putra. Atlet yang biasa disapa Jojo ini adalah peraih gelar juara All England 2024 dan merupakan peringkat keempat tunggal putra BWF. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada babak pertama Jonatan akan berhadapan dengan wakil Singapura, Jason Teh. Di atas kertas Jonatan unggul segalanya atas Jason, tetapi jika tak waspada bisa dikejutkan.

Dari nomor tunggal putri ada Putri Kusuma Wardani. Putri KW menjadi unggulan keenam. Posisi Putri KW tidak mudah di ajang ini karena dikepung unggulan dari China, tiga pemain.

Lawan pertama yang akan dihadapi Putri KW adalah Mia Blichfeldt. Putri KW memang diunggulkan bisa menang mudah dalam laga ini, tetapi Mia bisa saja membuat kejutan.

Sedangkan dari nomor ganda putra ada dua nama, yakni pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyawan Gautama/Muhammad Reza Pahlevi.

Fajar/Fikri menempati unggulan kelima, sedangkan Sabar/Reza unggulan ketujuh. Keduanya memang bukan unggulan teratas, tetapi ganda putra diyakini akan menyumbang gelar.

Pada laga awal Fajar/Fikri akan berhadapan dengan pasangan asal Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee yi. Adapun pasangan Sabar/Reza akan bertemu wakil Prancis Christo Popov/Toma Junior Popov.

Artinya pula tidak ada unggulan dari Indonesia di ganda putri dan ganda campuran. Ini cukup dimengerti karena memang tidak ada atlet Indonesia yang masuk 10 besar peringkat BWF.

Bisakah wakil Indonesia meraih gelar di All England 2026? Yang pasti, edisi sebelumnya tanpa gelar, sehingga diharapkan minimal menyumbang satu gelar untuk Indonesia.

Tunggal Putra

1. Shi Yu Qi (China)
2. Kunlavut Vitidsarn (Thailand)
3. Anders Antonsen (Denmark)
4. Jonatan Christie (Indonesia)
5. Christo Popov (Prancis)
6. Li Shiefeng (China)
7. Chou Tien Chen (Taiwan)
8. Alex Lanier (Prancis)

Tunggal Putri

1. An Se-young (Korea Selatan)
2. Wang Zhi Yi (China)
3. Chen Yu Fei (China)
4. Akane Yamaguchi (Jepang)
5. Han Yue (China)
6. Putri Kusuma Wardani (Indonesia)
7. Ratchanok Intanon (Thailand)
8. Pornpawee Chochuwong (Thailand)

Ganda Putra

1. Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea Selatan)
2. Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia)
3. Liang Wei Keng/Wang Chang (China)
4. Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India)
5. Fajar Alfian/M Shohibul Fikri (Indonesia)
6. Man Wei Chong/Tee Kai Wun (Malaysia)
7. Sabar Karyaman/M Reza Pahlevi (Indonesia)
8. Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia)

Ganda Putri

1. Liu Sheng Shu/Tan Ning (China)
2. Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia)
3. Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (China)
4. Baek Ha-na/Lee So-hee (Korea Selatan)
5. Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto (Jepang)
6. Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (Jepang)
7. Li Yijing/Luo Xumin (China)
8. Hsieh Pei Shan/Hung En Tzu (Taiwan)

Ganda Campuran

1. Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China)
2. Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (China)
3. Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand)
4. Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia)
5. Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis)
6. Guo Xinwa/Chen Fanghui (China)
7. Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong)
8. Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark) 

[Gambas:Video CNN]

(abs/nva)

Read Entire Article
| | | |