Danantara Mulai Serentak 6 Proyek Hilirisasi Total Rp117 T Investasi

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara melaksanakan groundbreaking serentak terhadap enam proyek hilirisasi di 13 lokasi di Indonesia dengan total nilai investasi mencapai US$7 miliar (Rp117 triliun).

CEO Danantara Rosan Roeslani menyebut keenam proyek ini merupakan bagian dari agenda transformasi ekonomi nasional untuk memperkuat sektor riil dan meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serta menciptakan lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Lewat proyek baru ini, kata dia, diperkirakan akan menyerap lebih dari 6.000 tenaga kerja langsung.

Peresmian serentak ini menandai dimulainya implementasi proyek-proyek prioritas hilirisasi fase I yang dikelola secara terintegrasi, lintas sektor diantaranya sektor energi, pangan, mineral dan logam, sebagai fondasi penguatan struktur industri nasional dan pengurangan ketergantungan impor secara bertahap.

"Ke depan, proyek-proyek hilirisasi ini diharapkan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing global," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (8/2).

"Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, BUMN, dan mitra strategis, hilirisasi akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kemandirian industri dan mendorong Indonesia menuju ekonomi yang lebih maju dan bernilai tambah tinggi," imbuhnya.

Salah satu proyek tersebut yakni program Bioethanol di Banyuwangi yang diresmikan oleh PTPN III (Persero) bersama Pertamina. Proyek ini dirancang memiliki kapasitas produksi 100 KLPD (Kilo Liter Per Day) yang ditujukan untuk mendukung sektor energi, sebagai bagian dari penguatan rantai nilai industri nasional.

Proyek Bioethanol Glenmore diharapkan dapat membawa manfaat menyeluruh berupa diversifikasi bisnis dan peningkatan nilai tambah bagi perusahaan. Melalui pengolahan komoditas bagi negara dalam meningkatkan ketahanan energi, menghemat devisa, serta mendukung komitmen pengurangan emisi.

Selain itu, proyek ini akan menciptakan lapangan kerja dan secara tidak langsung meningkatkan kesejahteraan petani mitra, serta mendorong pengembangan wilayah dan
lingkungan yang lebih bersih melalui energi terbarukan.

Menurut Direktur Utama PTPN III, Denaldy Mulino Mauna, proyek ini dapat memberi manfaat multipihak, meningkatkan ketahanan energi hingga mengurangi ketergantungan impor.

"Serta menekan emisi karbon, serta membuka peluang ekonomi baru bagi petani mitra dan masyarakat sekitar melalui pengembangan bahan bakar nabati," jelasnya.

Pelaksanaan proyek-proyek hilirisasi ini juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat transformasi ekonomi nasional melalui penguatan sektor riil, peningkatan nilai tambah sumber daya domestik, serta pembangunan industri yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Danantara Indonesia bersama BUMN memastikan agar proyek-proyek prioritas dapat direalisasikan secara disiplin, tepat waktu, dan memberikan dampak ekonomi nyata.

(fiq/rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |