Duduk Perkara Ribut Purbaya vs Trenggono soal Dana Pembangunan Kapal

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Aksi sahut-sahutan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, sempat mencuri perhatian masyarakat. Keduanya meributkan pencairan dana pembangunan kapal.

Trenggono menyindir terkait sumber dana revitalisasi kapal di Tanah Air, lewat media sosial Instagram, Selasa (10/2).

Sindiran tersebut kemudian direspons oleh Menkeu dengan santai, sampai Trenggono kembali merespons tanggapan tersebut di Instagramnya dengan damai pula, Rabu (11/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CNNIndonesia.com telah merangkum duduk perkara ribut Menteri KKP dengan Menkeu tersebut:

Pemantik Postingan Trenggono

Pada acara Revitalisasi Galangan Kapal dan Pelayaran Indonesia yang digelar di Jakarta, Selasa (10/2), Purbaya mendapat jawaban dari pengusaha galangan yang hadir bahwa mereka belum mendapat pesanan kapal dari KKP.

"Berapa dari Anda yang sudah menerima order dari KKP? (Belum, jawab audiens). Kan Aneh, enggak masuk akal, uangnya gue keluarin. Ini mungkin kalian kurang aktif atau gimana nih? Kenapa KKP belum ada order ke sana?" kata Purbaya dalam acara tersebut.

Saat itu, Purbaya keheranan mengapa KKP belum memesan ke industri galangan kapal. Padahal, ia merasa Kemenkeu sudah mengalirkan anggaran untuk pengadaan kapal di KKP.

Purbaya mengungkapkan berdasarkan arahan Presiden, terdapat sekitar 2.491 kapal berusia lebih dari 25 tahun yang perlu segera diganti. Kemudian, presiden mempertanyakan berapa yang harus diganti oleh domestik?

"Kalau saya melihat kondisi galangan kapal domestik mungkin seperseratusnya, mungkin lebih sedikit lagi. Alasannya harganya mahal, bahan bakunya mahal, dipajakin, kan kalau gitu bisa datangi saya, kalau perlu saya subsidi," jelas Purbaya.

Purbaya menekankan subsidi akan diberikan jika memang diperlukan, selama tidak melakukan pembelian kapal dari luar negeri. Ia bahkan membuka peluang pemberian dukungan hingga subsidi apabila diperlukan.

"Asalkan dia (KKP) jangan beli kapal luar negeri lagi, kalau beli kapal luar negeri lagi, rugi saya," imbuhnya.

Sindiran di Sosmed

Akibat pernyataan Purbaya yang mengklaim pihaknya sudah mengucurkan anggaran pengadaan kapal untuk KKP, Trenggono langsung merespons di media sosial.

Trenggono menyindir Menkeu untuk lebih memahami dan cerdas terkait dana pembangunan kapal saat ini berasal dari pinjaman luar negeri.

"Yth Menteri Keuangan, supaya Anda faham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK (Inggris)," tulis Menteri KKP, Selasa (10/2).

Tak segan, Wahyu Trenggono juga menyindir Purbaya untuk menanyakan perihal pendanaan tersebut kepada anak buahnya di Kementerian.

"Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, bener enggak itu uang kapal sudah dikucurkan?" tambahnya.

Penjelasan Purbaya

Purbaya pun merespons sindiran Trenggono. Sampai saat ini, ia belum melihat adanya realisasi pemesanan kapal, meski program tersebut kerap dipromosikan.

"Ya saya enggak tahu, kan dia suka promosi kapal banyak. Saya cuma cek ke galangan, ada enggak yang diorder? Belum. Berarti kan belum ada pesanan ke sana. Mau dibikin kapan, saya enggak tahu," ujar Purbaya, Rabu (11/2).

Meskipun begitu, Purbaya menegaskan akan melakukan pengecekan lagi ke anak buahnya. Pasalnya, ada kemungkinan data KKP lebih akurat.

Ia juga menyoroti sumber pendanaan program yang disebut Trenggono berasal dari pinjaman luar negeri. Purbaya menjelaskan skema pinjaman tetap harus melalui mekanisme di Kementerian Keuangan.

"Yang betul Pak Trenggono mungkin, saya datanya salah. Karena sebagian katanya uangnya ke pinjaman, tapi pinjaman juga nanti kan lewat kita juga kan, tetap aja," katanya.

Trenggono Tutup Kasus, Pamerkan Foto Berdua Purbaya

Tak lama pernyataan tersebut keluar, Trenggono kembali merespons di akun Instagramnya. Isinya tidak memperpanjang perdebatan dan mengajak Purbaya untuk kembali bekerja.

Dalam unggahan tersebut terdapat dua gambar. Yang pertama, foto tangkapan layar pemberitaan yang memuat judul pengakuan Purbaya soal kemungkinan dirinya salah data terkait anggaran kapal. Yang kedua, foto keduanya duduk bersebelahan dalam suatu forum. Keduanya tersenyum lebar.

"That's all folks. Back to work ya," tutur Menteri KKP, Rabu (11/2).

[Gambas:Instagram]

Dana Pinjaman dari Inggris

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menyebut Inggris mendukung rencana Indonesia membangun 1.500 kapal ikan. Pemerintah kini tengah merencanakan investasi besar pada sektor maritim Indonesia.

Prabowo menyampaikan itu usai bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di London, Inggris, Selasa (20/1) waktu setempat.

"Mereka akan dukung rencana kita untuk membangun pertama 1.500 kapal ikan karena kita mau besar-besaran investasi itu," kata Prabowo di London, Inggris.

[Gambas:Video CNN]

(ins/pta)

Read Entire Article
| | | |