CNN Indonesia
Jumat, 10 Jul 2026 11:30 WIB
Mahathir genap berusia 101 tahun, ini rahasia dia awet panjang umur. (Mohd RASFAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kembali mencuri perhatian publik. Melalui akun media sosial X miliknya, Mahathir mengunggah foto terbaru disertai keterangan bahwa dirinya genap berusia 101 tahun pada 10 Juli.
Di usia yang telah melewati satu abad, Mahathir masih tampak bugar dan aktif. Ia masih mengikuti perkembangan isu politik, menulis, membaca, hingga menghadiri berbagai kegiatan publik. Kondisi tersebut membuat banyak orang penasaran dengan rahasia panjang umur yang dijalaninya.
Menariknya, Mahathir tidak pernah mengaku memiliki resep khusus atau mengonsumsi ramuan tertentu agar tetap sehat. Menurutnya, umur panjang merupakan hasil dari kebiasaan hidup yang dijalani secara konsisten selama bertahun-tahun, terutama dalam menjaga pola makan, aktivitas fisik, dan kesehatan mental.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirangkum dari World of Buzz dan sejumlah wawancara yang pernah ia lakukan, berikut lima kebiasaan sehat Mahathir Mohamad yang membuatnya tetap bugar di usia 101 tahun:
1. Tidak makan berlebihan
Salah satu prinsip yang paling sering disampaikan Mahathir adalah tidak makan secara berlebihan. Bahkan, ia memiliki kebiasaan unik, yakni berhenti makan ketika makanan mulai terasa sangat lezat.
Dalam siniar Coffee with Ryan, Mahathir mengatakan bahwa kenikmatan rasa justru bisa menjadi jebakan yang membuat seseorang terus makan tanpa menyadari porsinya sudah berlebihan. Ia mengaku tidak memiliki pantangan makanan tertentu. Hampir semua jenis makanan tetap ia konsumsi, tetapi dalam jumlah yang wajar.
Bagi Mahathir, kemampuan mengendalikan diri jauh lebih penting daripada membatasi jenis makanan secara ekstrem. Ketika merasa porsinya sudah cukup, ia akan berhenti makan meski makanan tersebut masih terasa nikmat.
2. Menjaga tubuh dan otak tetap aktif
Meski usianya telah mencapai 101 tahun, Mahathir masih rutin membaca, menulis, dan berdiskusi. Ia percaya bahwa kesehatan bukan hanya soal tubuh, tetapi juga kemampuan menjaga fungsi otak agar tetap terlatih.
Selain aktif secara intelektual, Mahathir juga tetap bergerak setiap hari melalui aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki. Dalam International Wellness Expo pada November 2024, ia mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki rahasia khusus untuk tetap sehat.
Menurutnya, yang terpenting adalah menghargai waktu, terus belajar, membaca, menulis, dan tidak membiarkan tubuh berhenti bergerak.
3. Tidur lebih awal dan memberi tubuh waktu beristirahat
Kualitas tidur juga menjadi bagian dari gaya hidup Mahathir. Ia terbiasa tidur lebih awal meski tidak selalu langsung terlelap.
Sebelum tidur, ia biasanya memanfaatkan waktu untuk membaca hingga rasa kantuk datang. Baginya, pergi ke tempat tidur lebih awal memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan memulihkan diri.
Dalam Longevity Podcast, Mahathir juga mengingatkan agar tidak tidur secara berlebihan. Menurutnya, istirahat memang penting, tetapi durasi tidur yang terlalu panjang juga tidak selalu baik bagi kesehatan.
4. Tidak mudah marah
Selain menjaga kesehatan fisik, Mahathir juga berusaha mengendalikan emosinya. Ia meyakini bahwa stres dan kemarahan yang terus dipelihara dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan.
Dalam wawancara bersama Medical Channel Asia, Mahathir mengaku dirinya belajar untuk tidak mudah marah ketika sesuatu berjalan di luar harapan. Kebiasaan tersebut memang tidak terbentuk dalam semalam. Namun seiring waktu, ia merasa lebih mampu menerima keadaan dengan tenang.
Menurut Mahathir, pikiran yang tenang merupakan salah satu fondasi penting untuk menjaga tubuh tetap sehat, termasuk membantu mengontrol tekanan darah.
5. Menjaga hubungan dengan toleransi
Rahasia panjang umur Mahathir juga tidak lepas dari kehidupan pribadinya. Ia dan sang istri, Tun Siti Hasmah, telah menjalani kehidupan rumah tangga selama lebih dari enam dekade.
Mahathir mengungkapkan bahwa salah satu kunci hubungan yang langgeng adalah toleransi. Ia mengakui pernah sering berbeda pendapat dengan istrinya, terutama soal kedisiplinan waktu. Mahathir dikenal sangat tepat waktu, sedangkan Siti Hasmah memiliki ritme yang lebih santai.
Alih-alih terus memperdebatkan perbedaan tersebut, Mahathir memilih menerima karakter pasangannya. Baginya, kemampuan untuk saling memahami dan berkompromi menjadi salah satu cara menjaga keharmonisan sekaligus mengurangi stres dalam kehidupan sehari-hari.
(tis/tis)
Add
as a preferred source on Google

















































