Kedubes Iran di RI Buat Satir Ejek Trump: Terlihat Kokoh di Luar

7 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kedutaan Besar Iran di Indonesia mengolok-olok pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan menganalogikan AS sebagai lemari Schrödinger.

Dalam unggahan di media sosial X pada Selasa (22/9), Kedubes Iran membagikan karikatur Trump memegang gagang lemari bertuliskan "United States: Global Power". Potret Trump tampak was-was, seiring tumpukan piring di dalamnya terlihat berada pada posisi siap jatuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Piring-piring yang miring tersebut berisi beragam tulisan, mulai dari hegemoni global, sanksi ekonomi, kontrol energi, aliansi rapuh, krisis domestik, hutang nasional, perang proxy, isolasi diplomatik, dan kredibilitas menurun.

"Dari luar, semuanya terlihat kokoh. Namun di balik pintu yang tertutup, berbagai tekanan dan persoalan seolah bertumpuk dalam posisi yang semakin rapuh," demikian penggalan keterangan karikatur tersebut.

Kedubes Iran memberi judul pada unggahan karikatur tersebut dengan tulisan "Piring-piring Schrödinger".

Kedubes Iran membuat karikatur itu dalam Bahasa Indonesia.

Sementara itu, lemari Schrödinger merupakan meme dan analogi humor yang terinspirasi dari eksperimen pikiran fisika kuantum, yaitu Kucing Schrödinger.

[Gambas:Twitter]

Meme ini merujuk pada foto yang menampilkan sebuah kabinet dapur dengan tumpukan piring kaca di dalamnya yang telah bergeser dan berada dalam posisi siap jatuh. Piring-piring tersebut berada dalam kondisi superposisi, yakni utuh dan pecah sekaligus.

Status piring tersebut baru bisa benar-benar dipastikan setelah pintu lemari dibuka.

"Selama pintunya belum dibuka, semuanya masih tampak terkendali. Tapi ketika pintu itu mulai terbuka, pertanyaannya bukan lagi apakah piring-piring itu akan jatuh, melainkan apa yang terjadi setelahnya," tulis Kedubes Iran di Jakarta.

"Sebuah metafora tentang kekuatan yang terlihat stabil dari luar, tetapi menyimpan risiko dan konsekuensi di baliknya."

Dalam salah satu penggalan kalimat di karikatur, Kedubes Iran menulis bahwa saat ini "pintunya sudah hampir terbuka... Dan konsekuensinya tidak bisa dihindari."

Perang AS vs Iran yang pecah pada Februari hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Kedua pihak masih saling memblokade laut dan jalur vital hingga harga bahan bakar dunia meroket tajam.

Pekan lalu, Trump menyatakan bahwa perang Iran sudah "mendekati akhir" dan membuka kemungkinan kembalinya jalur diplomasi. Kendati demikian, Iran memberi syarat baru untuk memulai kembali negosiasi damai.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Washington mengenai syarat-syarat tersebut.

(blq/rds/bac)

Read Entire Article
| | | |