Kenali Ciri-Ciri Orang yang Punya Pikiran Negatif, Apa Saja?

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Pernah bertemu dengan orang dengan pembawaan 'berat' dan sering pesimistis atau kamu sendiri mengalaminya? Bisa jadi itu ciri-ciri orang yang punya pikiran negatif.

Kamu bisa dengan mudah mengenalinya dari kebiasaan mereka memandang masalah, orang lain, hingga berbagai situasi. Mereka cenderung lebih fokus pada kekurangan, sering mengeluh, mengharapkan hasil buruk, hingga sulit melihat sisi positif dari suatu keadaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabar buruknya, pikiran negatif dapat menjadi kebiasaan mental. Seseorang tidak selalu bersikap negatif karena berniat buruk, tetapi pola tersebut dapat memengaruhi cara mereka merespons hal-hal di sekitarnya.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini ciri-ciri orang yang punya pikiran negatif terhadap lingkungan hingga orang sekitar.

1. Selalu memosisikan diri sebagai korban

Salah satu ciri-ciri orang yang punya pikiran negatif, yakni selalu merasa dirinya korban.Ilustrasi. Salah satu ciri-ciri orang yang punya pikiran negatif, yakni selalu merasa dirinya korban. (iStockphoto/fizkes)

Salah satu tandanya, yaitu sering menyalahkan orang lain ketika menghadapi masalah. Misalnya, seseorang menyalahkan atasan ketika tidak mendapat promosi tanpa mempertimbangkan kinerja atau perilakunya sendiri.

Pola ini membuat seseorang lebih sulit mengevaluasi kesalahan dan mencari solusi dari situasi yang dihadapi.

2. Lebih sering mengkritik ketimbang memuji

Orang dengan pola pikir negatif cenderung lebih mudah menemukan kekurangan daripada mengapresiasi kelebihan. Ketika seseorang menyampaikan ide baru, respons yang muncul bisa langsung berfokus pada hal yang dianggap salah.

Kebiasaan memberikan kritik tanpa apresiasi, dapat membuat orang-orang di sekitarnya merasa kurang didukung.

3. Terus-menerus mengeluhkan berbagai hal

Keluhan dapat muncul dalam banyak situasi, mulai dari cuaca, pekerjaan, kemacetan, harga, hingga kondisi sehari-hari. Bahkan ketika memperoleh kabar baik, orang tersebut masih dapat menemukan hal yang dianggap kurang.

Pola ini membuat perhatian lebih banyak tertuju pada masalah dibandingkan peluang untuk mencari solusi.

4. Selalu mencurigai orang lain

Sikap negatif juga dapat terlihat dari kebiasaan menganggap orang lain memiliki niat tersembunyi. Bantuan yang diberikan dengan tulus bisa dianggap memiliki maksud tertentu.

Hal ini yang membuat orang negatif cenderung sulit mempercayai orang lain dan mudah mengambil kesimpulan tanpa informasi cukup.

5. Selalu mengharapkan hal terburuk

Kekhawatiran terhadap kemungkinan buruk dapat menjadi berlebihan. Seseorang mungkin langsung membayangkan kegagalan, kerugian, atau masalah ketika menghadapi rencana baru.

Pola berpikir seperti ini dikenal sebagai catastrophizing, yaitu kecenderungan membayangkan hasil yang paling buruk dalam suatu situasi.

6. Sulit merasa bersyukur

Kurangnya rasa syukur menjadi tanda lainnya. Pencapaian yang seharusnya menyenangkan tetap dianggap kurang, seperti kenaikan gaji yang justru disertai keluhan karena nominalnya tidak sesuai harapan.

Perbandingan terus-menerus dengan kehidupan orang lain juga dapat membuat seseorang lebih fokus pada apa yang belum dimiliki.

7. Merendahkan orang lain

Sebagian orang berusaha merasa lebih baik dengan mengecilkan pencapaian orang lain. Responsnya dapat berupa sindiran, komentar yang meremehkan, atau nasihat bernada pasif-agresif.

Misalnya, keberhasilan seseorang dianggap bukan sesuatu yang istimewa atau disebut sebagai hasil keberuntungan semata.

Jadi, ciri-ciri orang yang punya pikiran negatif dapat terlihat melalui sejumlah kebiasaan sehari-hari di atas. Namun, satu perilaku saja tidak cukup untuk menyimpulkan pola pikir seseorang.

Yang perlu diperhatikan, yakni pola yang muncul secara berulang dalam berbagai situasi. Kalau kamu merasa ciri-ciri di atas cocok denganmu, segera perbaiki!

(gas/rti)

Read Entire Article
| | | |