Media Israel Beber RI Akan Jadi yang Pertama Kirim Pasukan ke Gaza

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Media Israel, KAN, melaporkan Indonesia akan jadi negara pertama yang akan mengirim Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) ke Jalur Gaza, Palestina, Senin (9/2).

Menurut laporan KAN yang dikutip Jerusalem Post, pasukan Indonesia bisa berada di Gaza dalam beberapa pekan mendatang. Ini bertepatan dengan rencana Presiden Donald Trump menggelar pertemuan perdana negara anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di Washington pada 19 Februari mendatang.

Pada November tahun lalu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengesahkan resolusi usulan Amerika Serikat untuk membentuk BoP dan mengizinkan pengerahan pasukan ISF.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan resolusi ini, BoP diberikan wewenang membentuk ISF yang bisa dikerahkan di bawah komando badan tersebut.

BoP akan diberi mandat untuk memerintah Gaza hingga akhir tahun 2027. Badan ini akan mengoordinasikan upaya rekonstruksi di wilayah kantong tersebut.

Sementara itu, dikutip Jerusalem Post, kabar pengerahan pasukan RI ini muncul setelah Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang akan mengirim pasukan sebagai bagian dari ISF bersama Uni Emirat Arab, Italia, Azerbaijan, Pakistan, Qatar, Turki, dan negara lainnya.

Pasukan ISF, termasuk dari Indonesia, dikerahkan bukan untuk berkonfrontasi ataupun melucuti senjata Hamas. Pasukan ISF dikerahkan untuk menjaga dan mengawasi gencatan senjata dengan kemungkinan turut menangani masalah di perbatasan.

Sebagai contoh, pasukan Indonesia bisa saja dikerahkan untuk mengawasi garis perbatasan di Khan Yunis dan Rafah di Gaza selatan.

Namun, hingga kini belum ada satu pun negara yang mengonfirmasi kapan mereka akan mengirim pasukan ke Gaza.

Sementara itu, berdasarkan laporan KAN, pasukan Indonesia kemungkinan akan mulai mendarat di Gaza dalam beberapa pekan ke depan, setelah Presiden Prabowo menghadiri pertemuan perdana BoP di Washington pada 19 Februari mendatang.

[Gambas:Video CNN]

Prabowo sejauh ini belum mengonfirmasi akan hadir atau tidak dalam pertemuan tersebut, meski Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Vahd Nabyl mengatakan RI telah menerima undangan pertemuan tersebut.

"Sebagaimana disampaikan oleh Bapak Mensesneg, bahwa Indonesia telah menerima undangan tersebut, dan masih dalam pertimbangan Bapak Presiden," kata Nabyl kepada CNNIndonesia.com pada Selasa (10/4), saat dimintai konfirmasi soal kehadiran Prabowo di KTT BoP.

Sementara itu, CNNIndonesia.com telah meminta konfirmasi soal pengiriman pasukan RI ke Gaza ini kepada Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait. Namun, hingga berita ini turun belum ada respons.

Terpisah, pada Senin (9/2), Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan TNI AD mulai menyiapkan personel untuk rencana pengiriman pasukan Board of Peace di wilayah konflik, seperti Gaza.

Pernyataan ini disampaikan Maruli usai menghadiri Rapat Pimpinan TNI-Polri bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Maruli mengatakan saat ini proses koordinasi terkait penugasan pasukan perdamaian tersebut masih terus berjalan. Ia mengatakan penentuan kebutuhan personel akan ditetapkan setelah ada arahan resmi dari pihak yang mengkoordinasikan misi di Gaza, kemudian diteruskan kepada Markas Besar TNI dan Mabes Angkatan Darat.

"Itu kan masih terus berjalan ya. Jadi, kan kami menunggu dari hasil koordinasi yang mengkoordinir di Gaza. Nanti ke Mabes TNI, lalu nanti ke Mabes AD, membutuhkan personel yang berkarakter apa, nanti kami siapkan," jelas Maruli.

Maruli juga menambahkan jumlah personel yang disiapkan masih bersifat estimasi dan belum final. Kekuatan pasukan yang disiapkan bisa mencapai satu brigade.

"Bisa satu brigade, 5.000 sampai 8.000 (personel) mungkin. Tapi masih bernego semua, belum pasti. Jadi, belum ada kepastian angka sampai sekarang," ujar Maruli.

Ia juga menambahkan belum dapat memastikan kapan pengiriman pasukan akan dilakukan.

(isa/rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |