Minibus Bawa 18 Penumpang Terjun ke Sungai Usai Jembatan Gantung Putus

2 hours ago 2

Lampung, CNN Indonesia --

Sebuah kendaraan minibus angkutan pedesaan membawa belasan penumpang rombongan ibu-ibu, terjun ke sungai dari ketinggian 15 meter saat melintasi jembatan gantung Jati Agung di Pekon (Desa) Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Senin (9/2) petang sekitar pukul 17.30 WIB.

Insiden tercebur mini bus ke sungai, sempat terekam video amatir warga dan beredar di media sosial. Dalam rekaman video, minibus yang tercebur ke sungai berada dalam posisi miring di aliran sungai.

Sementara warga bahu-membahu membantu mengevakuasi para penumpang dari dalam kendaraan mini bus tersebut. Selain itu, sejumlah warga berupaya menstabilkan posisi kendaraan sebelum proses evakuasi dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan informasi yang diterima CNNIndonesia.com, mini bus jenis Suzuki Carry dengan nomor polisi BE 1058 UU itu jatuh ke sungai usai tali sling jembatan putus diduga tak kuat menahan beban.

Saat peristiwa itu terjadi arus sungai tidak deras, sehingga para korban dan juga kendaraan berhasil dievakuasi oleh warga serta aparat kepolisian dan dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Mobil tersebut membawa penumpang sebanyak 18 orang usai menghadiri resepsi pernikahan di Kecamatan Gisting, Tanggamus. Dua penumpang mengalami luka berat sehingga harus dirawat di rumah sakit.

Jembatan gantung tersebut sudah berdiri sejak puluhan tahun sebagai penghubung antar pekon (Desa) yang terbuat dari landasan dari papan kayu.

Selama ini, jembatan itu sebagai akses utama warga setempat karena sebagai jalur pintas terdekat menuju antar Pekon. Jika melalui jalan darat, maka kendaraan harus memutar jauh sekitar 10 kilometer.

Pasca kejadian, kondisi jembatan terlihat miring dan sudah tidak bisa lagi dilintasi baik kendaraan maupun pejalan kaki.

Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Benar, kejadiannya Senin petang kemarin sekira pukul 17.30 WIB. Total penumpang termasuk sopir ada 18 orang dan untuk dua penumpang alami luka berat sehingga dilarikan ke rumah sakit," kata Rahmad dalam keterangannya, Selasa (10/2).

Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang dihimpun petugas di lapangan, peristiwa itu berawal ketika kendaraan minibus angkutan pedesaan sarat penumpang hendak melintas ke sisi seberang melalui jembatan gantung tersebut.

Namun belum sampai tiba di ujung jembatan atau berjarak sekitar 10 meter dari titik awal, jembatan gantung itu langsung mendadak miring.

"Mini bus itu tercebur ke sungai, diduga karena jembatan tidak kuat menahan beban sehingga tiang di sisi kanan miring,"ujarnya.

"Untuk sementara, jembatan yang saat ini kondisinya miring sudah tidak bisa dilalui lagi karena berbahaya," imbuhnya.

(zai/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |