Murka 'Emak-emak' Meksiko Suami Diculik, Balas Culik Ibu Bos Kartel

3 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Desa San Miguel Totolapan di Provinsi Guerrero, Meksiko selatan, adalah wilayah berpegunungan yang terkenal dengan lanskap alamnya yang didominasi oleh hutan.

Namun di balik lanskapnya yang indah itu, tersimpan cerita kekerasan kartel narkoba yang banyak menelan korban. Pada 2016 silam, aparat kepolisian setempat dibuat bingung sekaligus panik. Sebab, warga di desa itu, beramai-ramai menculik ibu dari bos kartel narkoba, yang terkenal dengan nama "El Tequilero."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bos kartel narkoba itu bernama Raybel Jacobo de Almonte, dan sang ibu yang diculik bernama María Félix de Almonte. Ini memang bukan penculikan biasa.

Kasus ini dipicu setelah seorang insinyur dari desa itu, Isauro De la Paz Duque, diculik oleh Raybel dan kelompoknya. Apalagi kalau bukan urusan narkoba. Maka terjadilan aksi balasan.

"Ibumu ada di sini, Tuan yang dikenal sebagai El Tequilero," kata Yadira Guillermo Garcia, sang perempuan yang suaminya diculik oleh geng tersebut, dalam sebuah video yang disiarkan oleh tv lokal.

Sebenarnya warga desa juga menculik lima anggota geng lain, namun segera dibebaskan kecuali sang ibu dari bos "El Tequilero".

"Mereka telah mempermalukan kami, mereka telah membunuh keluarga kami dan kami tidak akan membiarkan itu terjadi lagi," kata salah seorang penduduk desa yang marah.

Polisi pun berusaha melacak El Tequilero, selama berminggu-minggu. Bahkan, polisi menggunakan helikopter untuk mencari di daerah pegunungan di negara bagian Guerrero tempat dia diyakini bersembunyi, tetapi gagal menangkapnya.

Gubernur negara bagian Guerrero, Hector Astudillo, mengatakan lebih dari 200 petugas polisi dan tentara telah dikirim ke San Miguel Totolapan untuk meredakan kebuntuan tersebut.

Para pejabat negara bagian Guerrero mengatakan bahwa sebuah tim telah dibentuk untuk melakukan negosiasi antara kelompok vigilante dan geng tersebut.

"Tujuan tim adalah untuk memastikan bahwa tidak ada cedera yang dialami oleh orang yang hilang, maupun ibu dari kepala geng Tequileros, yang tampaknya telah dibawa oleh pasukan pertahanan diri," demikian bunyi pernyataan tersebut. Namun, akhirnya setelah terjadi mediasi, sang ibu bisa dibebaskan setelah ditukar dengan sang insinyur.

Desa sarang kejahatan

Laman BBC menulis, negara bagian Guerrero adalah sarang geng dan kejahatan kekerasan, di mana geng-geng lokal berebut kendali atas perdagangan opium, dan penghilangan serta penculikan untuk tebusan adalah hal yang biasa.

Di sejumlah kota dan desa, warga telah membentuk kelompok main hakim sendiri sebagai respons, tetapi kelompok hak asasi manusia mengatakan bahwa hal ini justru semakin memperparah spiral kekerasan.

Negara bagian Guerrero adalah sarang geng dan kejahatan kekerasan, di mana geng-geng lokal berebut kendali atas perdagangan opium, dan penghilangan serta penculikan untuk tebusan adalah hal yang biasa.

Di wilayah ini, kelompok kartel tidak hanya berfokus pada perdagangan obat-obatan terlarang, melainkan juga melakukan pemerasan sistematis dan perebutan kekuasaan wilayah secara brutal.

(imf/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |