Napak Tilas Gunung Bersejarah Saksi Bisu Perjalanan Islam di Makkah

5 hours ago 5

CNN Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 05:30 WIB

Dari luar, Makkah terlihat diam dan tenang. Namun peristiwa sejarah perjalanan Islam selama ribuan tahun lalu telah terukir abadi di sana. Ilustrasi. Hampir semua gunung di Makkah menyimpan cerita sejarah perjalanan Islam di sana. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Di Makkah, Arab Saudi, gunung-gunung batu berjajar kokoh mengelilingi tanah suci bagai perisai. Dari luar terlihat diam dan tenang, tapi peristiwa sejarah perjalanan Islam selama ribuan tahun lalu telah terukir abadi di sana.

Makkah merupakan kota suci dalam Islam, letaknya ada di tengah lembah tandus dengan situs suci Ka'bah sebagai pusat dan kiblat. Ka'bah yang terletak di Masjidil Haram, setiap tahunnya dikunjungi oleh umat Muslim dari seluruh penjuru dunia untuk menunaikan ibadah Haji dan Umrah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Makkah dikelilingi oleh banyak gunung dan hampir semua gunung jadi saksi sejarah perjalanan agama Islam. Bagi jemaah yang akan melakukan ibadah ke tanah suci Makkah, bisa berziarah dan berkunjung ke sejumlah gunung berikut, lengkap dengan panduan dan tips kunjungan ke sana.

1. Jabal Abu Qubais

Pertama adalah Jabal Abu Qubais yang disebut sebagai pilar kota Makkah. Menghadap langsung ke Ka'bah, para peneliti mengklaim bahwa Gunung Qubais merupakan gunung pertama yang ada di bumi.

Jabal Qubais menjadi tempat bersejarah bagi umat Islam. Di gunung ini akhirnya Hajar Aswad ditemukan kembali oleh Nabi Ibrahim AS, setelah sempat hilang saat banjir bandang terjadi di zaman Nabi Nuh AS.

Jabal Abu Qubais terletak di sisi timur Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Di tepi Gunung Qubais, juga terdapat makam Nabi Adam AS. Bagi jamaah yang ingin berziarah ke Jabal Qubais dapat mencari waktu-waktu yang lebih lengang seperti saat menjelang malam atau waktu dhuha.

2. Jabal Nur

Selanjutnya adalah Jabal Nur tak kalah bersejarah di sudut timur laut Makkah. Gunung Nur memiliki tinggi sekitar 642 meter, sementara puncak gunung ini juga mencuri perhatian karena terlihat seperti punuk unta.

Akan tetapi, bukan itu yang paling membuat Jabal Nur selalu menjadi tujuan ziarah para jemaah. Jabal Nur adalah lokasi yang sama tempat Ghar Hira (Gua Hira) berada. Gua bersejarah yang menjadi saksi ketika Nabi Muhammad SAW pertama kali menerima wahyu dari Allah SWT.

Jabal Nur hanya berjarak sekitar 7 kilometer dari Masjidil Haram, Makkah. Untuk melakukan pendakian ke gua yang cukup panjang, jemaah disarankan berkunjung ke Jabal Nur sekitar pagi atau sore hari agar bisa mendaki di tengah cuaca yang belum terlalu panas.

3. Jabal Thawr

 August 28, 2018. Jabal Thawr is historical place in Islamic world. Muslim pilgrims visiting Thawr Cave.Ilustrasi. Di Jabal Thawr terdapat Gua Tsur yakni tempat Rasullulah dan Abu Bakar bersembunyi dari kejaran suku kafir Quraisy. (Getty Images/nmemmedzade)

Jabal Thawr atau juga Jabal Tsur adalah gunung yang memiliki 10 puncak runcing, sebelumnya gunung ini lebih dikenal dengan nama Jabal Athal. Jabal Thawr menjulang setinggi 775 meter.

Gunung bersejarah ini merupakan tempat berlindung Nabi Muhammad SAW bersama Abu Bakar as-Siddiq. Saat Rasulullah dan Abu Bakar hijrah dari Makkah ke Madinah dan dikejar oleh suku kafir Quraisy, mereka bersembunyi selama tiga hari di dalam Gua Tsur yang terletak di Jabal Thawr.

Jabal Thawr berlokasi di Misfalah, Makkah, Arab Saudi. Untuk sampai ke Jabal Thawr, perlu menempuh perjalanan singkat sekitar 4-5 kilometer dari Masjidil Haram. Jemaah bisa mendaki Jabal Thawr untuk sampai ke Gua Tsur, tetapi disarankan memakai sepatu yang cocok untuk melalui medan berbatu.

4. Jabal Quaiqian

Di sebelah barat Masjidil Haram, Jabal Quaiqian atau juga Jabal Hindi. Sejarah gunung ini dinamakan Jabal Quaqian karena pada saat perang antara suku Jurhum dan Katura, terdengar suara dentingan pedang dari gunung tersebut.

Jabal Quaiqian merupakan pegunungan yang membentang di antara Wadi Ibrahim di arah timur dan Wadi Tuwa di barat. Berlokasi di barat laut Masjidil Haram, dekat Bukit Marwah.

Bagi jemaah yang ingin berkunjung bisa jalan kaki dari Masjidil Haram, tetapi sesampainya di sana perlu menjaga sikap karena Jabal Quaiqian kini terletak di kawasan pemukiman.

5. Jabal Rahmah

Di Padang Arafah, bukit setinggi 70 meter menjadi saksi cinta bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa. Dijuluki sebagai "Bukit Kasih Sayang", Jabal Rahmah menjadi bukti sejarah yang mengajarkan tentang kasih sayang dan pengampunan.

Di puncak Jabal Rahmah, terdapat monumen tugu putih yang menandai titik bertemunya dua manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT. Lokasi ini paling ramai dikunjungi pada tanggal 9 Dzulhijjah di Hari Arafah, saat jemaah Haji wukuf di Arafah.

Jabal Rahmah hanya berjarak sekitar 20 kilometer dari Makkah. Jika ingin berkunjung, bisa ditempuh dengan perjalanan darat sekitar 30 menit dari Masjidil Haram.

6. Jabal Omar

Terakhir adalah Jabal Omar, gunung yang membentang di antara Al-Shabika dan Al-Misfalah. Nama Jabal Omar diambil dari nama sahabat Nabi, Omar Bin al-Khattab.

Jabal Omar terletak di sisi barat Masjidil Haram. Biasanya peziarah juga menginap di akomodasi sekitar kawasan Jabal Omar, karena cukup dekat dengan pelataran Masjidil Haram. Bahkan ada akses shuttle bus gratis selama 24 jam yang disediakan hotel sekitar Jabal Omar untuk perjalanan ke Masjidil Haram.

(ana/els)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |