Pemimpin Iran Bersumpah Balas Kematian Ali Khamenei

4 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin Iran yang merupakan Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf bersumpah akan membalas kematian mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Ali Khamenei meninggal dunia akibat serangan udara yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat di Teheran pada 28 Februari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ghalibaf yang merupakan kepala negosiator Iran menyerukan kehadiran massa yang sangat besar pada saat upacara penghormatan dan pemakaman Ali Khamenei pada 4 di Teheran, Qom, dan di Mashhad pada 9 Juli.

"Saya mengundang seluruh rakyat Iran untuk menulis halaman yang gemilang dalam sejarah Iran Islam melalui kehadiran kalian," kata Ghalibaf dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP.

"Seruan bangsa untuk pembalasan harus bergema di telinga seluruh dunia," ia menambahkan.

Khamenei dimakamkan di kota kelahirannya di Mashhad sesuai dengan wasiatnya semasa hidup sang Pemimpin Tertinggi Iran itu.

Jutaan pelayat diperkirakan bakal menghadiri prosesi pemghormatan dan pemakaman Ali Khamenei.

Pemerintah Iran disebut bekerja sama dengan kepolisian dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.

Pemakaman Khamenei semula dijadwalkan digelar tidak lama setelah kematiannya. Namun, pelaksanaannya berulang kali ditunda karena alasan keamanan.

Perang yang sempat berkecamuk antara AS-Israel dengan Iran membuat proses pemakaman Ali Khamenei terkendala. Kini setelah tercapai perjanjian damai sementara, pemakaman mulai direncanakan.

Penundaan itu dilakukan antara lain mengingat seluruh jajaran elite politik Iran diperkirakan akan menghadiri prosesi tersebut sehingga memerlukan pengamanan yang sangat ketat.

Prosesi pemakaman Khamenei diperkirakan menjadi salah satu acara berkabung terbesar dalam sejarah Iran modern, dengan jutaan warga diprediksi memadati sejumlah kota untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin yang telah memegang posisi tertinggi di Republik Islam Iran selama puluhan tahun.

(bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |