Jakarta, CNN Indonesia --
Pasar mobil baru Indonesia kembali surut memasuki periode Januari 2026. Penjualan wholesales berhenti pada angka 66.936 unit, sedangkan retailnya berjumlah 66.447 unit.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penurunan wholesales dibanding Januari 2026 ke Desember 2025 mencapai 29,4 persen dan retail surut 28,7 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dibandingkan Januari 2025, penjualan mobil nasional justru meningkat.
Distribusi dari pabrik ke dealer Januari 2026 dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya tumbuh 7 persen, sedangkan retail naik 4,5 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gaikindo sendiri menargetkan penjualan mobil nasional disepanjang 2026 mencapai 850 ribu unit.
Angka itu cuma naik 5,4 persen dari hasil pada 2025 yakni 803.687 unit. Hasil tahun lalu itu turun 7,2 persen dari 2024 sebesar 865.723 unit.
"Jadi, pada dasarnya kita kemarin sudah sepakat, pada tahun ini kita mematok target sebanyak 850 ribu unit," kata Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara, di Jakarta, Jumat (30/1), diberitakan Antara.
Menurut Kukuh target itu masih dapat berganti seiring perkembangan pasar otomotif.
"Kalau misalnya ada perkembangan baru, ada kebijakan baru, ya mungkin kita akan lihat lagi," katanya.
(fea)
















































