Perdana AS Luncurkan Satuan Tugas Drone 'Falcon Strike', Apa Itu?

6 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) untuk pertama kalinya membentuk satuan tugas drone serang menggunakan sistem tanpa awak yang beroperasi di udara, permukaan laut, dan bawah laut, Kamis (13/8).

Satuan tugas itu bernama Falcon Strike yang dioperasikan oleh staf pendukung militer dari Amerika Serikat dan mitra regional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komandan CENTCOM, Laksamana Brad Cooper, mengatakan Falcon Strike dibentuk untuk melanjutkan keberhasilan satuan tugas drone sebelumnya, Scorpion Strike.

"Satuan tugas Falcon Strike akan mengembangkan kesuksesan Scorpion Strike mengingat inovasi luar biasa yang terjadi di antara sekutu dan mitra regional kita," kata Cooper.

Cooper mengatakan kerja sama tersebut akan memperkuat kemampuan AS dan negara mitranya dalam menggunakan teknologi drone.

"Mengintegrasikan dan mengerahkan kemampuan baru kita bersama-sama akan membantu kita mewujudkan kemungkinan-kemungkinan baru yang ada di depan mata dengan cepat," ujarnya.

Falcon Strike diluncurkan sembilan bulan setelah CENTCOM membentuk Scorpion Strike, satuan tugas drone serang satu arah pertama militer AS di Timur Tengah.

Scorpion Strike sebelumnya mencapai sejumlah kemampuan operasional penting. Salah satunya adalah peluncuran pertama drone serang dari kapal perang Angkatan Laut AS pada Desember lalu.

Satuan itu digunakan dalam perang AS bersama Israel melawan Iran yang disebut Operasi Epic Fury pada Februari lalu, termasuk serangan terhadap fasilitas pelabuhan Iran pada Juli.

CENTCOM telah memulai proses konsultasi dan mengundang mitra regional. Seiring bergabungnya mitra regional, Falcon Strike akan memperkuat kemampuan drone serang di Timur Tengah.

Satuan tugas itu juga menjadi kekuatan pencegahan multi-domain dan multinasional yang terpadu.

"Militer Amerika Serikat memiliki banyak kemitraan dan teman yang kuat di kawasan ini," kata Cooper.

"Kita secara kolektif lebih kuat ketika kita mengintegrasikan dan mengerahkan kemampuan baru bersama-sama," tambahnya.

Personel Komando Operasi Khusus Pusat AS (Soccent), yang sebelumnya meluncurkan Scorpion Strike, akan memimpin staf Falcon Strike. Staf tersebut terdiri dari perwakilan AS dan negara-negara mitra regional.

Soccent bermarkas di Pangkalan Angkatan Udara MacDill di Tampa. Komando tersebut bertugas merencanakan operasi khusus di wilayah CENTCOM yang mencakup 21 negara di Timur Tengah, Asia Tengah, dan Asia Selatan.

(mge/rds)

placeholder

Read Entire Article
| | | |