Jakarta, CNN Indonesia --
Nova Arianto mengaku memberi sejumlah masukan kepada Kurniawan Dwi Yulianto yang akan menjadi pelatih Timnas Indonesia U-17.
Yang pertama, kata Nova, adalah evaluasi skuad Indonesia U-17 melawan China. Dalam dua laga uji coba ini Nova masih menjadi pelatih Indonesia U-17 dan Kurniawan asisten.
Selanjutnya, Kurniawan menjadi pelatih kepala. Ia yang akan penentu program Garuda Muda, sebutan tim nasional kategori usia Indonesia. Karena itu keduanya banyak berdiskusi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang baru dari Timnas Indonesia U-17 harus diobservasi dan evaluasi untuk ke depannya," kata Nova dalam jumpa pers setelah uji coba Indonesia U-17 versus China, Rabu (11/2).
"Harapannya dengan dua pertandingan uji coba ini Timnas U-17 bisa menambah pemain, menambah training camp [pemusatan latihan] atau apapun itu yang jadi tugas pelatih baru."
Mantan asisten Shin Tae Yong di Timnas Indonesia ini menambahkan, Indonesia U-17 disarankan melakukan persiapan menuju Piala AFF, Piala Asia, dan Piala Dunia di Yogyakarta.
Menurut Nova, Yogyakarta merupakan lokasi yang tepat untuk mematangkan fisik. Suhu udara, cuaca, dan budaya do Yogyakarta dinilai mendukung pembentukan karakter generasi muda.
"Kami sudah berkomunikasi dengan para pelatih untuk TC di Jogja nantinya. Saya memberi masukan agar para pemain harus bisa dapat jam ujicoba internasional seperti ini."
"Itu sangat penting untuk mereka karena pemain masih ada di level EPA. Meski sudah di EPA bisa kita lihat sendiri di game pertama banyak pemain tidak percaya diri," kata Nova.
Terakhir, Nova menyarankan, paling tidak anak-anak Indonesia U-17 menjalani 17 pertandingan uji coba internasional sebelum tampil di Piala Dunia U-17 2026 pada akhir tahun ini.
"Karena itu saya berhara TC di Jogja setidaknya ada 17 pertandingan ujicoba sebelum menghadapi Piala Asia dan Piala Dunia," ucap pria yang dulunya seorang bek tersebut.
(abs/jun)

















































