Jakarta, CNN Indonesia --
Shin Tae Yong (STY) yang kembali ke Jakarta usai tak melatih Timnas Indonesia, diminta memberi pesan kepada pemain sepak bola negeri ini.
Pria asal Korea Selatan tersebut dengan tegas menyebut disiplin sebagai pesan utama. Baginya, tanpa ada kemauan hidup disiplin, kualitas pemain tidak akan terkatrol.
"Jadi, untuk menjaga kondisi yang fit memang paling penting, dasar dan disiplin. Jadi, enggak boleh seenaknya saja," kata Shin dalam sebuah kegiatan di Jakarta, Jumat (20/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mulai dari makanan dan kegiatan sehari-hari harus benar-benar profesional banget. Jadi, enggak boleh seenaknya. Kalau seenaknya itu, ya mungkin main di tarkam saja!"
Tarkam adalah akronim dari tarikan kampung. Ini adalah ajang pertandingan sepak bola amatir yang biasanya berlangsung di kampung-kampung.
Shin juga menegaskan bahwa fondasi atau dasar sepak bola sangat penting. Menurutnya, tanpa dasar sepak bola yang baik dan benar, sepak bola Indonesia tak akan maju.
Setelah lima tahun lebih di Indonesia, Shin yakin sepak bola Indonesia akan tumbuh dan maju. Pasalnya ada upaya untuk meningkatkan pondasi sepak bola dari usia muda.
"Jadi, [Indonesia harus] mulai dari fondasi yang harus dibangun benar-benar baik, benar-benar proses yang benar," ucap mantan pelatih tim nasional Korea Selatan tersebut.
"Dan, saya salah satu orang yang benar-benar percaya sepak bola Indonesia akan berkembang lebih jauh daripada sekarang," Shin menegaskan perasaannya akan sepak bola Indonesia.
Shin dikontrak PSSI untuk melatih Timnas Indonesia pada Desember 2019. Ia lantas dipecat PSSI pada Januari 2025. Meski sudah tak melatih Indonesia, Shin sering datang ke Indonesia.
(abs/ptr)


















































