Petarung Keturunan Indonesia Tatap UFC, Ikuti Jejak Jeka Saragih

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Petarung keturunan Indonesia, Bilal Hasan menatap panggung UFC sekaligus mengikuti jejak Jeka Saragih lewat Dana White's Contender Series (DCWS) Season 10.

Bilal Hasan bakal bertarung melawan Mridul Saikia asal India di kelas terbang atau flyweight pada Selasa (11/8) mendatang. Pemenang duel ini akan terbuka jalannya untuk lebih dekat dengan kontrak UFC.

"Jeka sudah membuka jalan [di UFC] dan saya akan mengikuti jejaknya serta menjadi lebih baik. Insya Allah satu hari nanti saya akan melakukannya dengan baik," kata Bilal, Kamis (6/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petarung dengan gaya khas strike cepat itu berupaya mengembangkan kualitas dengan gulat agar tangguh di pertarungan bawah. Fighter 25 tahun itu ingin terus memperluas spektrum kemampuannya.

"Nomor satu adalah latihan. Saya selalu latihan. Saat ini saya rutin berada di Charlie's Combat Club Washington setiap pekan untuk mengasah grappling," ujar Bilal.

Petarung kelahiran Oahu, Hawaii dari pasangan orang tua asal Bogor, Jawa Barat itu optimistis bisa menang. Kepercayaan diri itu berangkat dari caranya melihat kelemahan lawan.

"Saya lihat lawan tidak begitu bagus dengan grappling. Striking dia juga biasa saja. Saya pikir dia adalah petarung biasa," ucapnya.

Lebih lanjut, Bilal juga membentuk kepercayaan diri dengan hal menarik di luar pertarungan. Bangga dengan latarbelakang Indonesia, sebelum bertarung dirinya senantiasa makan nasi sebagai sumber karbohidrat sekaligus memperkukuh identitas keluarganya.

"Sebelum bertarung saya wajib makan nasi. Harus makan nasi. Selain itu saya juga senang mendengar lagu Michael Jackson. Kemudian harus minum kopi dan banyak minum air putih," tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/nva)

Read Entire Article
| | | |