Pramono Pastikan Stok Pangan Cukup Jelang Ramadan: Jangan Panic Buying

3 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan stok pangan di Jakarta mencukupi dan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

"Kami hanya mengimbau karena ketersediaan pangan di Jakarta sangat mencukupi, tidak usah ada panic buying dan sebagainya. Karena Pemerintah DKI Jakarta menjamin bahwa ketersediaan bahan pangan maupun daging dan sebagainya, Jakarta adalah mencukupi," kata Pramono usai melakukan rapat di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rapat yang dilaksanakan, Pemprov DKI telah memutuskan sejumlah langkah antisipasi yakni monitoring rutin ketersediaan harga pangan yang berfokus pada beras, daging, LPG 3 kilogram.

Pemprov DKI juga akan tetap menerapkan mengenai early warning system terhadap harga-harga yang ada di Jakarta.

"Pengawasan keamanan terhadap ketersediaan pangan dan dari hasil laporan dari Ibu Asisten (Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta Suharini Eliawati) yang menangani ini secara khusus, Bu Eli, maka ketersediaan pangan untuk Ramadan dan juga Idulfitri di Jakarta, termasuk hari-hari besar lainnya-apakah itu Imlek atau Nyepi dan sebagainya-Jakarta dalam kondisi yang aman karena cadangannya mencukupi untuk itu," lanjut Pramono.

Selain itu, Pemprov DKI juga akan menggelar pasar murah mengantisipasi kenaikan harga di pasar.

"Dalam kesempatan ini kami juga menyetujui bahwa kegiatan yang berkaitan dengan pasar murah, untuk melakukan intervensi kalau memang kemudian ada gejolak di pasar, kami setujui untuk bisa dilakukan di Jakarta," ucap dia.

Pramono menyoroti terkait subsidi pangan. Menurutnya, hampir semua komoditas di Jakarta sekarang ini relatif terkontrol dengan baik.

Kendati demikian, ia mengatakan ada dua komoditas yang perlu diwaspadai sebab sering terjadinya kenaikan antara lain minyak dan cabai.

"Jadi dua komoditas itu yang selalu mengalami kenaikan, salah satu inflasi yang adalah minyak dan cabai. Tapi kali ini, kami juga mempersiapkan untuk itu. Termasuk walaupun Jakarta urban farming-nya atau areanya terbatas, kegiatan untuk menanam cabai nanti akan kami galakkan," kata Pramono.

(nat/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |