Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho kembali mewarnai La Liga dengan aksi uniknya. Ia membawa kertas berisi cetak foto insiden yang dinilainya seharusnya jadi kartu merah untuk Atletico Madrid.
Madrid kalah 1-2 dari tuan rumah Atletico dalam lanjutan laga pekan ketujuh La Liga, Minggu (20/9). Dalam pertandingan tersebut, Madrid harus bermain dengan 10 orang pemain karena Dean Huijsen terkena kartu merah di menit ke-52.
Sebagai bentuk protes atas kepemimpinan wasit Ortiz Arias, Mourinho membawa kertas yang berisi foto tentang insiden yang terjadi di laga tersebut. Foto tersebut berisi tekel Cristian Romero ke Jude Bellingham dan pelanggaran Lee Kang In ke Federico Valverde.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, kita bisa melewatkan konferensi pers ini karena cerita dari laga ini ada di sini. Insiden ini adalah dua insiden kartu merah yang jelas."
"Kami sangat kesulitan ketika kami kekurangan satu pemain dan saya hanya bisa memeluk para pemain, yang benar-benar bermain luar biasa di babak pertama, menunjukkan kelas dan karakter mereka," ucap Mourinho seperti dikutip dari Marca.
Serangan Mourinho lalu mengarah lebih jelas ke wasit. Mourinho menyebut sejumlah hal aneh tentang wasit.
"Selain Atletico, orang-orang yang seharusnya senang adalah Komite Penunjukan Wasit. Semuanya sangat aneh. Seminggu sebelumnya, mereka sudah tahu siapa waist yang bertugas, ketika normalnya hal itu baru diketahui 24 jam sebelumnya."
"Kemudian wasitnya adalah pria berusia 41 tahun dan bukan sosok wasit internasional, jadi dia bukan wasit yang hebat," kata Mourinho.
(ptr/ptr)


















































