Jakarta, CNN Indonesia --
Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.786 per dolar AS pada Rabu (11/2) sore. Mata uang Garuda menguat 25 poin atau 0,15 persen dari perdagangan sebelumnya.
Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp16.781 per dolar AS.
Mata uang di kawasan Asia kompak bergerak di zona hijau. Yen Jepang menguat 0,78 persen, baht Thailand menguat 0,51 persen, yuan China menguat 0,02 persen, peso Filipina menguat 0,40 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,41 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dolar Singapura juga menguat 0,19 persen dan dolar Hong Kong terpantau menguat 0,02 persen pada penutupan perdagangan sore ini.
Senada, mata uang utama negara maju juga kompak berada di zona hijau. Tercatat euro Eropa menguat 0,17 persen, poundsterling Inggris menguat 0,34 persen, dan franc Swiss menguat 0,22 persen.
Dolar Australia menguat 0,44 persen, dan dolar Kanada juga menguat 0,23 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah menguat bersamaan dengan mata uang negara lain imbas data ekonomi AS yang di bawah ekspektasi.
"Rupiah menguat terhadap dolar AS yang terus melemah menyusul data-data ekonomi AS yang di bawah harapan. Investor juga mengantisipasi data pekerjaan AS NFP malam ini yang diperkirakan akan juga mengecewakan," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.
(ldy/pta)
















































