Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengunjungi Gedung Transmedia, Jakarta Selatan, dalam rangka memantau Program Maganghub Nasional pada Jumat (20/2).
Yassierli menyapa para peserta magang dari berbagai media yang tergabung dalam Transmedia seperti CNN Indonesia, Detik, Trans TV, Trans 7, dan CNBC Indonesia.
Dalam kunjungannya, Yassierli ditemani oleh Direktur Transmedia Latif Harnoko dan Wakil Pemimpin Redaksi CNN Indonesia TV Revolusi Riza, Kepala Barembang Ketenagakerjaan Anwar Sanusi, dan Kepala Biro Humas Kemnaker Farid Abdurrahman Nur Yuliono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peserta menyampaikan bahwa program berjalan baik, bermanfaat, mentor yang mengayomi, dan pengalaman praktik sangat membantu dalam meningkatkan keterampilan kerja.
Saat menyapa para pemagang, Yassierly berharap para peserta magang dapat belajar dari program yang dijalankan sebagai persiapan memasuki dunia kerja nanti.
"Alhamdulillah kita melihat bagaimana antusiasme yang luar biasa dari peserta magang mereka belajar banyak hal yang baru belajar sesuatu kita berharap itu menjadi suatu kompetensi baru bagi mereka buat persiapan mereka bekerja nanti," ujar Yassierli saat menyapa para peserta maganghub di Gedung Transmedia, Jakarta Selatan, Jum'at (20/2).
Lebih lanjut, Yassierly juga melihat para peserta magang senang dan dapat pelajaran mengenai cara pengelolaan sebuah media.
"Saya melihat memang dunia yang berbeda tetapi yang penting adalah tadi saya lihat para peserta magang mereka happy mereka banyak mengatakan sesuatu yang mereka tidak atau belum pelajaran saat di kampus dan saya juga belajar banyak ternyata beginilah pengelolaan sebuah media," terangnya.
Kemnaker sebelumnya menggelar 3 batch program Maganghub ini. Program ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi 8+4+5. Ada 457 peserta yang melakukan pemagangan di Transmedia.
Program berlangsung selama enam bulan. Setiap peserta menerima uang saku setara upah minimum (UMP/UMR) kabupaten/kota tempat penyelenggara magang. Seluruh biayanya ditanggung oleh pemerintah.
(fam/sfr)


















































