Jakarta, CNN Indonesia --
Arab Saudi merilis peringatan ancaman bahaya di sejumlah wilayah pada Senin (14/9) hingga Selasa (15/9). Warning ini muncul sehari usai Houthi menyerang Saudi menggunakan drone dan rudal balistik.
Imbas serangan Houthi ke Saudi sebanyak 13 orang terluka, tujuh rumah, dan dua kendaraan hancur. Riyadh bersumpah bakal membalas serangan tersebut.
Meski demikian peringatan ancaman yang dikeluarkan Saudi tak berlangsung lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"[Koalisi] akan menangani serangan itu dengan tegas demi melindungi kedaulatan Kerajaan," demikian menurut koalisi Saudi dan pemerintah Yaman dikutip AFP, Selasa (15/9).
Berikut daftar kota di Arab Saudi yang merilis peringatan singkat soal ancaman serangan sepanjang kemarin hingga hari ini.
Senin (14/9)
1. Najran
2. Khamis Mushait
3. Jazan
4. Abha
Selasa (15/9)
5. Jeddah
6. Mekkah
7. Taif
Otoritas Saudi tak merinci sifat potensi bahaya dari peringatan itu. Pihak berwenang hanya meminta warga untuk mencari tempat perlindungan dan mengikuti instruksi keselamatan resmi.
Pertahanan Sipil Saudi juga menyarankan masyarakat untuk menjauh dari area terbuka, jendela, balkon, dan atap. Selain itu, mereka meminta warga yang berada di luar ruangan untuk segera masuk ke gedung terdekat atau berlindung di balik penghalang yang kokoh, demikian dikutip Anadolu Agency.
Rentetan peringatan itu muncul saat Saudi dan Houthi saling gempur. Kedua pihak juga saling menyerang infrastruktur seperti bandara hingga gudang senjata.
Pertempuran juga terjadi di tengah perang Amerika Serikat dan Iran, terutama di Selat Hormuz.
Houthi disebut-sebut sebagai milisi yang didukung dan didanai Iran. Namun, Teheran membantah terlibat dalam serangan yang dilakukan Houthi ke Saudi.
(isa/dna)


















































