Seskab Sebut hanya Prabowo yang Gelar Bilateral Langsung dengan Trump

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebut Presiden Prabowo Subianto jadi satu-satunya kepala negara yang melakukan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di tengah agenda Board of Peace di Washington DC, AS, Kamis (19/2).

"Kemarin ada lebih dari 15 kepala negara dan pemerintah, begitu ya. Jadi, kemudian satu-satunya kepala negara yang melakukan bilateral dengan Presiden Trump itu salah satunya dan satu-satunya adalah Presiden Prabowo," kata Teddy di Hotel Four Seasons, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2).

Seskab menjelaskan dalam pertemuan bilateral itu turut ditandatangani perjanjian perdagangan antara Indonesia dan AS. Dalam perjanjian tersebut, kata dia, disepakati tarif resiprokal (timbal balik) sebesar 19 persen untuk produk impor Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mau ingatkan lagi jadi perjanjiannya memang 19 persen. Tahun lalu itu 32 persen menjadi 19 persen," ucap dia dilansir dari Antara.

Selain itu, lanjutnya, terdapat tarif 0 persen untuk 1.819 produk unggulan nasional di bidang pertanian dan industri, antara lain kopi, kakao, minyak kelapa sawit, dan semikonduktor.

Usai penandatanganan perjanjian itu, Presiden Prabowo dan Presiden Trump melanjutkan pertemuan selama kurang lebih 30 menit dengan sejumlah pembicaraan lainnya.

Seskab menyampaikan perkembangan lebih lanjut terkait kesepakatan tersebut akan ditunggu dalam waktu dekat.

"Kita tunggu, mungkin dalam waktu dekat. Yang sekarang 19 persen ya, mungkin ke depan akan menjadi lebih baik lagi untuk Indonesia. Kita tunggu saja," pungkas Teddy.

Prabowo dan Trump menyepakati langkah konkret pelaksanaan perjanjian perdagangan timbal balik, yang sebelumnya telah dicapai kedua negara.

Kesepakatan itu diumumkan melalui laman resmi Gedung Putih, AS, saat Trump dan Prabowo bertemu di sela agenda peluncuran Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington, DC, Kamis (19/2) waktu setempat.

"Mengingat kembali perjanjian bersejarah antara Amerika Serikat dan Republik Indonesia tentang perdagangan timbal balik, kedua pemimpin menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan konsisten yang telah dilakukan oleh kedua negara. Mereka juga menegaskan komitmen yang kuat untuk mengimplementasikan kesepakatan besar tersebut," sebut petikan keterangan Gedung Putih dilansir di Jakarta, Jumat tengah malam.

[Gambas:Video CNN]

(ins)

Read Entire Article
| | | |