Taiwan Tolak Mentah-mentah Pindahkan 40% Produksi Chip ke AS: Mustahil

4 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Taiwan tegas menolak ide pemindahan atau relokasi 40 persen kapasitas produksi semikonduktor (chip) ke Amerika Serikat (AS) lantaran gagasan itu mustahil dipenuhi.

Penolakan itu disampaikan oleh pejabat tinggi Taiwan, menanggapi dorongan Washington agar produksi chip canggih lebih banyak dilakukan di AS.

Wakil Perdana Menteri Taiwan Cheng Li-chiun mengatakan pihaknya telah menyampaikan secara tegas kepada AS bahwa industri semikonduktor Taiwan tidak bisa begitu saja dipindahkan. Ekosistem industri chip Taiwan dibangun selama puluhan tahun dan tidak dapat direlokasi dalam waktu singkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sudah menyampaikan dengan sangat jelas kepada Amerika Serikat bahwa ini tidak mungkin," kata Cheng dalam wawancara di stasiun televisi Taiwan CTS, dikutip Reuters, Minggu (8/2).

Cheng menegaskan Taiwan tidak akan memindahkan kawasan industri dan taman sainsnya. Namun, negaranya bersedia berbagi pengalaman dalam membangun klaster industri chip dan membantu AS menciptakan ekosistem serupa.

Ia menekankan industri semikonduktor Taiwan akan terus berkembang di dalam negeri. Meski begitu, negaranya tetap terbuka untuk memperluas kehadirannya di AS. Ekspansi internasional, termasuk peningkatan investasi di AS, dilakukan dengan syarat Taiwan tetap menjadi basis utama industri chipnya.

Pekan lalu, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan AS perlu menarik kembali produksi chip ke dalam negeri. Ia memandang tidak masuk akal jika sebagian besar manufaktur chip dunia berada sangat dekat dengan China.

"Target kami, ketika pemerintahan ini berakhir, adalah menguasai 40 persen pasar produksi semikonduktor paling canggih," kata Lutnick.

Lutnick juga sempat melontarkan ancaman jika target pemindahan 40 persen rantai pasok dan produksi chip Taiwan ke AS tidak tercapai, maka tarif atas produk Taiwan bisa dinaikkan hingga 100 persen.

Bulan lalu, AS sepakat menurunkan tarif impor atas produk ekspor Taiwan dari 20 persen menjadi 15 persen. Imbalannya, Taiwan harus meningkatkan investasi di AS.

Di sisi lain, TSMC, produsen chip kontrak terbesar dunia asal Taiwan, saat ini tengah berinvestasi sekitar US$165 miliar untuk membangun pabrik-pabrik chip di Negara Bagian Arizona, AS.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/sfr)

Read Entire Article
| | | |