TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset Berjalan Sesuai Tata Kelola

2 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Graha Sarana Duta (TelkomProperty) memastikan proses optimalisasi aset TelkomGroup terus berjalan dengan mengedepankan tata kelola perusahaan dan prinsip value creation.

Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi TelkomGroup untuk meningkatkan produktivitas aset, menciptakan efisiensi operasional, serta mendorong kontribusi yang lebih optimal dari setiap anak perusahaan.

Direktur Utama TelkomProperty Didit Sulistyo mengatakan perusahaan saat ini tengah melakukan leveraging terhadap 3.010 aset yang dikelola di berbagai lokasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 persen aset telah berhasil dioptimalisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam prosesnya, TelkomProperty membuka peluang pemanfaatan aset oleh berbagai pihak, termasuk calon mitra eksternal. Pemanfaatan tersebut dilakukan melalui mekanisme bisnis yang wajar dan proporsional dengan skema business to business (B2B).

Meski demikian, perusahaan menegaskan seluruh proses tetap mengacu pada prinsip tata kelola serta peraturan yang berlaku.

Sejalan dengan upaya tersebut, PT Telkom Landmark Tower (TLT), anak usaha TelkomProperty sekaligus pengelola gedung Graha Merah Putih (GMP), juga terus mendorong optimalisasi aset.

BNR TELKOM NEW 11/25 - SEPTEMBER 2026 Gedung Graha Merah Putih (GMP). (Foto: arsip Telkom).

TLT membuka peluang bagi mitra eksternal untuk menyewa aset gedung yang dimiliki TelkomGroup. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas aset sekaligus memenuhi kebutuhan ruang bagi TelkomGroup maupun pihak eksternal.

Direktur Utama TLT Suratman mengatakan optimalisasi aset telah menjadi bagian dari proses bisnis perusahaan. Sebagai salah satu entitas pengelola aset proper di lingkungan TelkomGroup, optimalisasi aset merupakan bagian dari langkah leveraging asset yang sudah berjalan dalam proses bisnis pihaknya.

"Tentunya, kami akan selalu berupaya memastikan produktivitas aset untuk dapat melayani kebutuhan TelkomGroup maupun mitra dan tenan eksternal lainnya dengan maksimal," ujarnya.

Terkait rencana pemanfaatan ruang di Graha Merah Putih oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Suratman memastikan proses tersebut masih berada dalam proses negosiasi dan pembahasan lebih lanjut serta dikoordinasikan dengan pihak terkait.

"Kami berkomitmen menjaga kepastian dan keberlangsungan operasional para tenant yang berada di gedung tersebut. Setiap proses juga akan dilakukan secara tertib dan terukur," tutup Suratman.

(ory/ory)

Read Entire Article
| | | |