The Daddies Disebut Bakal Comeback di Hoo Haa Cup 2026

3 hours ago 12

Jakarta, CNN Indonesia --

Pasangan ganda putra legendaris Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dikabarkan bakal kembali tampil dalam ajang Hoo Haa Cup 2026. Duet berjulukan The Daddies itu direncanakan ambil bagian dalam turnamen veteran bulutangkis tersebut.

Tournament Director Hoo Haa Cup 2026, Marleve Mainaky menyatakan Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan siap mendukung turnamen. Marleve berharap, kehadiran peraih tiga kali juara dunia itu benar-benar bisa terwujud.

"Memang di poster sudah ada gambar Hendra Setiawan. Ada kemungkinan bakal main dengan Ahsan. Semoga saja benar-benar terjadi," kata Marleve dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahsan/Hendra sama-sama memutuskan pensiun setelah turnamen terakhir mereka di Indonesia Masters 2025. Namun keduanya masih aktif di dunia badminton utamanya Hendra Setiawan yang ikut dalam tim kepelatihan Piala Thomas 2026. Sementara Ahsan sibuk berbisnis.

Ajang Hoo Haa Cup 2026 akan bergulir di ICE BSD, Tangerang Selatan pada 12-14 Juni 2026. Turnamen ini mengusung tiga kategori yaitu Profesional untuk eks atlet, amatir untuk umum, dan 3 on 3.

Adapun dalam setiap kategori dibagi lagi ke beberapa kelompok umur mulai dari 35 tahun hingga di atas 70 tahun. Sedangkan untuk 3 on 3, peserta wajib memenuhi akumulasi usia dari 150 hingga 200 tahun dari ketiga orang tersebut.

Selain Ahsan/Hendra yang direncanakan tampil. Deretan legenda lain juga diproyeksikan ikut ambil bagian. Marleve menyebut nama-nama besar juga tak hanya datang dari Indonesia.

"Sampai saat ini ada beberapa seperti Haryanto Arbi, Flandy Limpele, Boby Ertanto, Gong Ruina [China], dan beberapa artis yang mau ikut," ujarnya.

Sedangkan Co-Founder Hoo Haa Cup 2026, Marcia Hutagalung menceritakan alasan menggelar turnamen eks atlet setelah melihat potensi besar dalam komunitas bulutangkis di Indonesia. Baginya, kecintaan terhadap badminton tak berhenti ketika atlet masih aktif bertanding.

"Jika melihat negara lain, turnamen senior ini sudah lama lebih dulu ada. Di Taipei ada Morning Cup yang edisinya sudah ke-54. Di Bangkok ada Sawadee Cup yang sudah lebih dari 10 tahun. Dengan Indonesia yang punya basis lebih besar, belum ada wadah yang inklusif berskala internasional. Di sinilah Hoo Haa Cup hadir," ucap Marcia.

Sebagai upaya menyelenggarakan turnamen lebih semarak, panitia menyiapkan total hadiah senilai Rp2,7 miliar. Penonton pun dibolehkan datang cuma-cuma tanpa perlu membeli tiket.

"Betul, untuk hadiah total Rp2,7 miliar. Terkait komponen masih didiskusikan lagi. Kemudian penonton juga gratis kalau mau datang," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/nva)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |