Toyota Siram Rp20 T untuk Indonesia: Investor Lama Harus Didorong

3 hours ago 13

Jakarta, CNN Indonesia --

Toyota kembali menegaskan komitmennya untuk Indonesia dengan menyiapkan tambahan investasi Rp20 triliun untuk lima tahun ke depan.

Nandi Julyanto, Presiden Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengatakan angka tersebut menjadi bagian dari kelanjutan pertemuan antara pemimpin Toyota dengan Presiden Prabowo Subianto belum lama ini di Jepang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari Rp20 triliun, Rp1,3 triliun di antaranya digunakan untuk kebutuhan pembangunan pabrik baterai mobil hybrid di Karawang, Jawa Barat, menggandeng produsen China, Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL).

Di sisi lain, jumlah itu akan menambah deretan investasi Toyota di dalam negeri yang sejauh ini mencapai angka kumulatif Rp100 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau yang kemarin waktu CEO kami bertemu dengan Presiden, sampai dengan 2029 itu Rp20 triliun, termasuk ini salah satunya (realisasi pabrik baterai)," ujar Nandi di PIK, Jakarta, Senin (20/4).

Pada kesempatan yang sama, Bob Azam, Wakil Presiden TMMIN, menekankan investasi di industri manufaktur memiliki dampak berlapis yang jauh lebih luas.

"Investasi pada sektor manufaktur tidak bisa disamain sama investasi padat modal lainnya. Manufaktur ini menyerap tenaga kerja walaupun investasi kelihatannya tidak terlalu besar, tapi multiplier effect luar biasa," kata Bob.

Menurut Bob lagi industri otomotif juga mampu menciptakan pemasukan ke kantong pemerintah melalui kontribusi pajak. Selain itu, aktivitas ekspor dan pengembangan riset juga menjadi bagian dari kontribusi yang dihasilkan.

"Kami bayar PPH, corporate tax, income tax. Kemudian juga export create revenue. Kemudian employment harus dihitung," kata Bob.

Bob melanjutkan dalam kondisi ekonomi global yang kian menantang, pemerintah sebaiknya memberi perhatian lebih pada investor yang sudah eksis di dalam negeri.

"Dalam situasi yang susah sekarang, yang harus didorong justru existing investor. Kalau new investor masuk, biasanya butuh banyak fasilitas seperti tax holiday. Jadi bukan create income, malah income hilang," kata Bob.

(ryh/fea)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |