CNN Indonesia
Rabu, 25 Feb 2026 23:00 WIB
Ilustrasi. Ada alasan kenapa kuku bisa bergelombang. (iStockphoto/Toa55)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sebagian orang merasa terganggu saat melihat permukaan kuku yang tampak kurang rata, apalagi bila kuku terlihat memiliki garis atau lekukan yang jelas. Kondisi ini dikenal sebagai kuku bergelombang.
Sebenarnya, apa penyebab kuku bergelombang? Simak penjelasannya dalam artikel ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sering bikin kurang percaya diri, kuku bergelombang sebenarnya cukup umum terjadi, terutama pada lansia.
Gelombang pada kuku adalah kondisi ketika permukaan kuku memiliki garis yang memanjang atau melintang. Garis tersebut bisa berbentuk vertikal (dari atas ke bawah) atau horizontal (menyamping).
Ada banyak faktor yang bikin kuku jadi bergelombang. Ada yang berkaitan dengan proses alami tubuh atau berhubungan dengan kondisi kesehatan tertentu.
Karena itu, mengenali penyebabnya dapat membantu menentukan langkah perawatan yang tepat.
Penyebab kuku bergelombang
Melansir laman Cleveland Clinic, setidaknya terdapat lima faktor utama yang menjadi penyebab kuku bergelombang. Berikut di antaranya.
1. Penuaan normal
Seiring bertambahnya usia, regenerasi sel dalam tubuh berjalan lebih lambat. Dampaknya, permukaan kuku tidak lagi sehalus saat muda.
Garis vertikal tipis pada kuku yang membuat tampilan visualnya bergelombang sering muncul sebagai bagian dari proses alami ini. Bila demikian, kondisi tersebut tak berbahaya.
2. Kondisi kulit tertentu
Kulit yang sangat kering akan memengaruhi area kuku dan kutikula. Ketika jaringan di sekitar kuku mengalami gangguan, pertumbuhan kuku ikut terpengaruh. Akibatnya, muncul garis vertikal pada kuku.
3. Penyakit tiroid
Gangguan tiroid, terutama hipotiroidisme, termasuk salah satu penyebab kuku bergelombang yang perlu diwaspadai. Kuku dapat menjadi lebih tebal, rapuh, dan mudah patah.
Bentuknya terkadang terlihat lebih membulat dengan ujung jari tampak sedikit bengkak.
4. Penggunaan kuku palsu atau manicure gel dalam jangka panjang
Pemakaian kuku akrilik atau gel manicure secara terus-menerus dapat melemahkan struktur kuku. Dampak dari proses pengikisan atau penggunaan bahan kimia yang tidak terkontrol membuat permukaan kuku menjadi tidak rata.
5. Cedera pada kuku
Selain hal-hal di atas, kuku bergelombang juga bisa disebabkan oleh cedera tertentu.
Trauma seperti jari terjepit pintu atau tertimpa benda keras bisa mengganggu pertumbuhan kuku. Setelah cedera, kuku yang tumbuh kembali dapat menunjukkan garis horizontal atau lekukan yang cukup dalam.
Cara mencegah kuku bergelombang
Ilustrasi. Ada beberapa penyebab kuku bergelombang. (iStockphoto)
Jika tak ditemukan kondisi medis tertentu, maka kamu dapat melakukan perawatan sederhana sendiri untuk menjaga kesehatan kuku dan mencegah risiko munculnya gelombang pada kuku.
1. Gunakan pelembap secara rutin
Oleskan pelembap pada kuku dan kutikula setiap hari, khususnya bila kulit cenderung kering.
2. Rawat kuku sebelum tidur
Setelah memakai krim tangan atau kaki, kenakan sarung tangan atau kaus kaki berbahan katun agar kelembapan bertahan lebih lama.
4. Hentikan kebiasaan menggigit kuku
Menggigit kuku atau memotong kutikula terlalu dalam dapat merusak jaringan di sekitar kuku.
Meski kondisi itu sering tak sadar dilakukan, kamu harus segera menghentikannya untuk mencegah bentuk kuku menjadi tampak bergelombang.
5. Potong kuku dengan teknik yang tepat
Cara memotong kuku dengan teknik yang tepat ialah mengikuti bentuk jari tangan dan kaki.
Bentuk kuku tangan sedikit melengkung mengikuti ujung jari, sedangkan kuku kaki dipotong lurus untuk mengurangi risiko cedera.
6. Lindungi kuku dari bahan kimia
Jika mau membersihkan rumah atau menggunakan bahan kimia yang keras, maka usahakan untuk menggunakan sarung tangan.
Pemakaian sarung tangan saat membersihkan rumah mencegah kuku tidak terpapar cairan pembersih yang keras.
Itulah beberapa penyebab kuku bergelombang dan cara pencegahannya. Semoga bermanfaat!
(san/asr)


















































