CNN Indonesia
Minggu, 08 Feb 2026 03:30 WIB
Ilustrasi. Kebiasaan sehari-hari yang menyebabkan rambut rontok. (iStock/Dima Berlin)
Jakarta, CNN Indonesia --
Rambut rontok merupakan kondisi ketika rambut rontok atau terlepas dari akarnya. Rambut rontok dapat disebabkan oleh berbagai faktor, utamanya dari kebiasaan sehari-hari yang mungkin tidak disadari.
Misalnya, dalam keseharian, kita kerap mengabaikan pentingnya keramas. Tidak hanya itu, kebiasaan mengikat rambut yang terlalu kencang dan menyisir saat rambut masih basah sering kali masih dilakukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal sebagaimana dikutip dari laman American Academy of Dermatology, kebiasaan tersebut bisa menyebabkan rambut rontok.
Maka, untuk merawat rambut agar tetap sehat serta tidak rontok, perlu kiranya mengenal beberapa kebiasaan buruk agar bisa dicegah sedini mungkin.
Kebiasaan yang menyebabkan rambut rontok
Berikut sejumlah kebiasaan yang tanpa disadari dapat membuat rambut rontok.
1. Mengaplikasikan sampo ke batang rambut
Kebiasaan mengusapkan produk sampo langsung ke seluruh batang rambut ternyata dapat membuat rambut mudah rontok. Sebab, pada umumnya sampo digunakan untuk membersihkan kulit kepala.
Untuk itu, baiknya ketika keramas fokuskan pemakaian sampo pada kulit kepala dengan pijatan yang lembut. Setelah itu, bilas sampai bersih dan biarkan sampo mengalir ke batang rambut.
2. Menggosok rambut dengan handuk
Setelah selesai mandi dan keramas, menggosok-gosok rambut menggunakan handuk dilakukan agar rambut cepat kering. Namun, justru hal ini bisa menyebabkan gesekan pada rambut dan melemahkan akar.
Guna mengurangi risiko tersebut, ada cukup tepuk lembut rambut memakai handuk agar air bisa menyerap dengan sendirinya lalu angin-anginkan sampai kering.
3. Menyisir rambut ketika masih basah
Menyisir rambut ketika masih basah merupakan salah satu kebiasaan yang menyebabkan rambut rontok. Pasalnya, rambut basah cenderung lebih rentan.
Sebelum disisir, sebisa mungkin biarkan rambut sedikit mengering. Jangan lupa gunakan sisir yang sesuai dengan karakter rambut untuk mengurangi potensi tercabutnya rambut.
4. Mengikat rambut terlalu kencang
Untuk pemilik rambut panjang, mengikat atau menguncirnya adalah pilihan terbaik agar nyaman dan tidak mengganggu aktivitas. Namun, pastikan bahwa ikatannya tidak terlampau kencang dan menarik rambut.
Pemilihan ikatan rambut juga dapat berpengaruh. Alih-alih menggunakan karet gelang, pakailah ikat rambut dengan bahan yang halus.
5. Terlalu sering pakai produk penata rambut
Produk styling atau penata rambut kerap digunakan untuk menahan bentuk rambut agar tetap rapi. Namun disarankan untuk pakai tidak terlalu sering dan usahakan untuk tetap memerhatikan kandungan yang ada di dalamnya.
Sebab, beberapa produk styling dapat membuat rambut menjadi rapuh serta berisiko menyebabkan penumpukan produk di kulit kepala yang merusak akar rambut.
6. Menggunakan alat styling dengan panas berlebih
Penggunaan alat styling rambut seperti hair dryer dan catokan dengan panas berlebih termasuk kebiasaan yang bisa menyebabkan rambut rontok.
Bukan berarti pemakaian hair dryer dan catok dilarang, tetapi pastikan mengaplikasikan heat protection sebelum memakai alat styling supaya rambut terlindung dari panas.
7. Sering mengecat rambut
Terlalu sering gonta-ganti warna rambut bisa meningkatkan risiko kerusakan rambut, termasuk menyebabkan rontok. Ini karena bahan kimia yang terkandung dalam cat bisa melemahkan batang rambut.
Jika ingin mewarnai rambut, usahakan tidak dilakukan terlalu sering dan pilih produk semir rambut yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya.
Demikian beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan rambut rontok.
(hdr/fef)
















































