Anak Kecanduan Main Roblox dan Medsos? Psikolog Sarankan Aktivitas Ini

6 hours ago 2

CNN Indonesia

Jumat, 13 Mar 2026 21:00 WIB

Psikolog mengungkapkan cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengurangi ketergantungan anak main game dan scroll media sosial. Ilustrasi. Psikolog mengungkapkan cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengurangi ketergantungan anak main game dan scroll media sosial. (Getty Images/AzmanJaka)

Jakarta, CNN Indonesia --

Penggunaan gadget pada anak menjadi topik yang sering dibicarakan lantaran dampaknya dinilai mengkhawatirkan. Banyak anak bahkan menghabiskan waktu berjam-jam bermain game seperti Roblox serta mengakses media sosial.

Ketika akses aktivitas tersebut dibatasi, sebagian anak menunjukkan reaksi emosional yang kuat seperti tantrum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Psikolog klinis Mira Amir mengatakan salah satu cara mengurangi ketergantungan tersebut adalah dengan menyediakan aktivitas alternatif yang menarik bagi anak.

Menurutnya, anak sebenarnya memiliki banyak pilihan kegiatan yang dapat dilakukan tanpa gadget.

"Banyak yang bisa dilakukan. Pikirkan aja apa saja yang penting adalah bermain dengan anak," ujar Mira kepada CNNIndonesia.com, Kamis (12/3).

Salah satu aktivitas yang disarankan adalah kegiatan fisik di luar rumah. Anak dapat diajak bermain sepeda, bermain bola, berenang, atau sekedar berjalan-jalan bersama.

Aktivitas semacam ini membantu anak menyalurkan energi mereka sekaligus mengurangi ketergantungan pada layar.

"Mau main sepeda, main bola, berenang, atau jalan-jalan," kata Mira.

Kegiatan di luar rumah juga memberikan stimulasi yang berbeda dibandingkan bermain game digital. Anak dapat berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar dan mengembangkan keterampilan motorik.

Melansir dari Psychology Today, penelitian dalam Journal of Environmental Psychology menjelaskan bahwa aktivitas di luar ruangan memungkinkan anak-anak untuk mengekspresikan diri secara bebas, meningkatkan kesejahteraan emosional, hingga mengurangi perasaan frustrasi dan gelisah.

Selain aktivitas fisik, permainan kreatif juga dapat menjadi alternatif bagi anak yang terbiasa bermain game.

"Main masak-masakan, permainan zaman dulu yang tanpa gadget," tambahnya.

Permainan semacam ini membantu anak mengembangkan kreativitas serta kemampuan sosial. Anak juga belajar menggunakan imajinasi mereka untuk menciptakan cerita atau permainan sendiri.

Aktivitas sederhana lain yang dapat dilakukan adalah membaca buku bersama anak. Orang tua bisa membacakan cerita atau berdiskusi tentang isi buku.

Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa anak, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara orang tua dan anak.

"Ngebacain buku anak, nemenin anak main tanpa gadget," kata Mira

Interaksi langsung semacam ini sangat penting bagi perkembangan anak. Dibandingkan bermain game sendirian, kegiatan bersama orang tua memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi anak.

Meski banyak aktivitas alternatif yang dapat dilakukan, Mira menegaskan bahwa keberhasilan mengurangi ketergantungan gadget sangat bergantung pada komitmen orang tua.

Menurutnya, anak membutuhkan kehadiran dan keterlibatan orang tua dalam kegiatan sehari-hari.

"Pertanyaannya cuma satu, orang tuanya mau nggak?" imbuh Mira.

Jika orang tua bersedia meluangkan waktu untuk bermain dan berinteraksi dengan anak, ketergantungan terhadap gadget dapat perlahan berkurang.

Namun jika anak dibiarkan sendiri tanpa pendampingan, gadget akan tetap menjadi pilihan paling mudah bagi mereka untuk mengisi waktu.

Karena itu, Mira menilai upaya mengurangi penggunaan gadget tidak hanya tentang melarang anak bermain game atau media sosial, tetapi juga membangun kebiasaan baru yang lebih sehat untuk anak.

(nga/fef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |