CNN Indonesia
Rabu, 26 Agu 2026 06:35 WIB
Ilustrasi. Masih banyak calon peserta yang tidak tahu apakah lulusan SMK bisa daftar sekolah kedinasan atau tidak. (ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 resmi dibuka mulai 18 Agustus 2026. Jalur ini menjadi salah satu pilihan bagi lulusan SMA dan sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan sekaligus mempersiapkan diri untuk berkarier di instansi pemerintah.
Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering ditanyakan calon peserta, yaitu apakah lulusan SMK bisa daftar sekolah kedinasan?
Jawabannya adalah bisa, tetapi tidak semua sekolah kedinasan menerima lulusan SMK. Setiap instansi memiliki persyaratan pendidikan dan jurusan yang berbeda. Berikut penjelasannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan
Jadi, apakah lulusan SMK bisa daftar sekolah kedinasan? Ternyata bisa. Salah satu sekolah kedinasan yang bisa menjadi pilihan adalah Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan.
Berdasarkan situs SIPENCATAR Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, lulusan SMK dapat mendaftar sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan. Seleksi ini menerima lulusan SMK, SMA, MA, MAK, dan sederajat.
Calon peserta juga harus memenuhi ketentuan nilai. Nilai rata-rata ujian yang tercantum dalam transkrip harus minimal 7 pada skala 1 sampai 10, 70 pada skala 10 sampai 100, atau 2,8 pada skala 1 sampai 4.
Jika menggunakan skala nilai yang berbeda, peserta perlu melampirkan surat keterangan konversi nilai dari sekolah asal yang ditandatangani kepala sekolah.
2. Politeknik Pengayoman Indonesia
Situs Politeknik Pengayoman Indonesia Kementerian Hukum Republik Indonesia juga menuliskan ulusan SMK dapat mendaftar Politeknik Pengayoman Indonesia. Sekolah ini membuka kesempatan bagi lulusan SMA, MA, SMK, dan MAK dari semua jurusan.
Namun, terdapat persyaratan nilai tertentu. Nilai Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Matematika harus minimal 70 pada skala 100 berdasarkan ijazah atau transkrip nilai yang menunjukkan nilai akhir.
3. Politeknik Statistika STIS
Politeknik Statistika STIS juga menerima lulusan SMA, MA, SMK, dan MAK dari semua jurusan.
Persyaratan yang ditulis dalam situs SPMB Politeknik Statistika STIS mengatakan, untuk jalur umum, calon peserta harus memiliki nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80. Sementara itu, untuk jalur afirmasi, nilai minimal kedua mata pelajaran tersebut adalah 70.
4. Politeknik Siber dan Sandi Negara
Ilustrasi. Masih banyak calon peserta yang tidak tahu apakah lulusan SMK bisa daftar sekolah kedinasan. (istockphoto/Chinnapong)
Kesempatan bagi lulusan SMK di Politeknik Siber dan Sandi Negara lebih spesifik. Berdasarkan situs resminya, tidak semua jurusan SMK dapat mendaftar.
Lulusan SMK yang dapat mengikuti seleksi berasal dari bidang Teknik Elektronika, seperti Teknik Audio Video, Teknik Elektronika Industri, Teknik Otomasi Industri, Teknik Elektronika dan Komunikasi, serta Teknik Mekatronika.
Selain itu, tersedia kesempatan bagi lulusan SMK bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan jurusan seperti Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, Sistem Informatika, Jaringan dan Aplikasi, serta Pengembangan Gim.
Peserta juga harus memenuhi ketentuan nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80.
5. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Lulusan SMK dapat mendaftar STMKG. Sekolah ini menerima lulusan SMA, MA, SMK, dan sederajat dari semua jurusan.
Situs PTB STMKG menuliskan, setelah seleksi administrasi, peserta akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan, seperti Seleksi Kompetensi Dasar, Seleksi Kompetensi Bidang, tes kebugaran, kesehatan, dan wawancara.
6. Sekolah Tinggi Intelijen Negara
STIN juga membuka kesempatan bagi lulusan SLTA atau sederajat. Berdasarkan informasi pada situs Penerimaan Taruna Baru Sekolah Tinggi Intelijen Negara, peserta dapat berasal dari lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026.
Seleksinya meliputi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar, serta berbagai tahapan lanjutan seperti tes psikologi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, pendalaman mental ideologi, pemeriksaan bakat dan minat, hingga sidang panitia penentu akhir.
7. Politeknik Imigrasi
Ilustrasi. Tak semua sekolah kedinasan membuat pendaftaran untuk lulusan SMK. (iStockphoto/oatawa)
Lulusan SMK juga berkesempatan mendaftar Politeknik Imigrasi (Poltekim). Sekolah kedinasan di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ini membuka seleksi bagi lulusan SLTA atau sederajat.
Situs CATAR POLTEKIMIPAS menuliskan, calon peserta harus memenuhi persyaratan nilai yang ditentukan. Salah satunya adalah memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 70. Karena SMK termasuk pendidikan yang sederajat dengan SMA dalam persyaratan tersebut, lulusan SMK dapat mengikuti seleksi selama memenuhi ketentuan lainnya.
Sekolah yang tidak menerima lulusan SMK
Tidak semua sekolah kedinasan membuka kesempatan bagi lulusan SMK. Salah satunya adalah IPDN.
Berdasarkan persyaratan yang diberikan, penerimaan IPDN ditujukan bagi peserta yang memiliki ijazah SMA atau MA dengan ketentuan nilai tertentu.
Karena itu, lulusan SMK sebaiknya tidak langsung menganggap semua sekolah kedinasan bisa dipilih.
Demikian adalah jawaban dari pertanyaan apakah lulusan SMK bisa daftar sekolah kedinasan? Semoga bermanfaat.
(sac/asr)


















































