AS Gelar Rapat Pertama Board of Peace pada 19 Februari?

1 hour ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat berencana menggelar pertemuan perdana anggota organisasi yang diinisiasi Presiden Donald Trump, Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP), pada pertengahan Februari.

Salah satu pejabat AS dan empat diplomat dari negara anggota BoP mengatakan pertemuan itu akan dilakukan pada 19 Februari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini akan menjadi pertemuan pertama Dewan Perdamaian dan konferensi penggalangan dana untuk rekonstruksi Gaza," kata salah satu pejabat AS kepada Axios, Sabtu (7/2).

Menurut laporan Axios, pertemuan tersebut direncanakan berlangsung di Institut Perdamaian AS di Washington. Namun, rencana itu masih dalam tahap awal sehingga bisa berubah.

Axios juga melaporkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Trump di Gedung Putih pada 18 Februari, sehari sebelum pertemuan BoP.

[Gambas:Video CNN]

Namun, hingga kini tak ada konfirmasi dari Gedung Putih dan Kementerian Luar Negeri terkait rencana perdana pertemuan BoP.

"Belum ada konfirmasi resmi, tetapi pihak administrasi sedang merencanakannya dan telah mulai mengecek pemimpin mana yang dapat hadir," kata sumber lain.

Pada akhir Januari, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian. Dewan ini disebut memainkan penting dalam mewujudkan poin-poin yang diusulkan Trump untuk mengakhiri agresi Israel di Jalur Gaza.

Dewan Perdamaian Gaza juga akan bertugas mengawasi pemerintahan sementara dan memastikan akuntabilitas saat Gaza di masa transisi.

Dalam kesempatan terpisah, Trump mengatakan dewan tersebut akan diperluas untuk menangani konflik global.

Namun, banyak pakar khawatir dewan tersebut justru melemahkan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Banyak pakar hak asasi manusia mengatakan bahwa pengawasan Trump terhadap dewan untuk mengawasi urusan wilayah asing menyerupai struktur kolonial.

Mereka juga mengkritik keterlibatan Palestina dalam Dewan Perdamaian. Dari nama-nama negara anggota yang tercatat, tidak ada nama Palestina.

Namun, ada sejumlah teknokrat Palestina yang tergabung dalam Komite Nasional Administrasi Gaza (National Committee for the Administration of Gaza/NCAG). Badan ini terintegrasi dengan BoP.

NCAG bertanggung jawab memulihkan layanan-layanan penting seperti listrik, air, perawatan kesehatan, pendidikan; mengelola kehidupan sehari-hari, dan mengawasi keamanan sipil di Gaza.

Pembentukan NCAG juga disebut-sebut bertujuan untuk menggantikan pemerintahan Hamas dengan pemerintahan teknokratis.

(isa/chri)

Read Entire Article
| | | |