CNN Indonesia
Kamis, 25 Jun 2026 19:30 WIB
Ilustrasi. Manfaat bermain lego untuk tumbuh kembang anak. (manugv71/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --
Lego tidak hanya permainan semata. Di balik kepingan balok warna-warni yang sering dijumpai di ruang bermain, tersimpan berbagai manfaat penting bagi tumbuh kembang anak.
Ketahui apa saja manfaat bermain Lego untuk tumbuh kembang anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah penelitian dan praktik terapi modern menunjukkan bahwa Lego dapat membantu meningkatkan kemampuan motorik, melatih konsentrasi, hingga mendukung kesehatan mental anak.
Karena itu, banyak orang tua dan tenaga profesional kini melihat manfaat Lego untuk anak sebagai bagian dari aktivitas edukatif yang bernilai tinggi.
Permainan konstruksi seperti Lego telah digunakan selama puluhan tahun sebagai media belajar yang menyenangkan. Anak-anak dapat menyusun berbagai bentuk sesuai petunjuk maupun berdasarkan imajinasi mereka sendiri.
Aktivitas sederhana tersebut ternyata melibatkan banyak fungsi otak sekaligus, mulai dari kemampuan berpikir logis, koordinasi tangan dan mata, hingga kreativitas.
Tidak mengherankan jika Lego kerap dimanfaatkan dalam berbagai program pendidikan maupun terapi anak. Selain memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan, permainan ini juga membantu anak mengembangkan keterampilan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut sejumlah manfaat Lego yang dapat mendukung perkembangan anak sejak usia dini, dihimpun dari berbagai sumber.
1. Membantu mengurangi kecemasan
Dalam Jurnal Berita Ilmu Keperawatan, beberapa tahun terakhir Lego banyak digunakan sebagai alat bantu terapi di sejumlah fasilitas kesehatan anak.
Salah satu contohnya adalah penggunaan model Lego berbentuk alat pemindai medis untuk membantu anak memahami prosedur pemeriksaan rumah sakit. Pendekatan ini terbukti membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan sebelum menjalani tindakan medis.
Melalui permainan, anak menjadi lebih familiar dengan lingkungan yang sebelumnya dianggap menakutkan.
2. Meningkatkan fokus dan konsentrasi
Menyusun Lego membutuhkan perhatian terhadap detail. Anak harus mencocokkan bentuk, warna, ukuran, serta posisi setiap kepingan agar sesuai dengan rancangan yang diinginkan.
Melansir Children Wellness Centre, proses tersebut melatih kemampuan fokus dalam jangka waktu yang lebih lama. Kebiasaan ini sangat bermanfaat di era digital ketika banyak anak mudah terdistraksi oleh berbagai hal.
3. Membantu anak dengan ADHD
Anak yang mengalami Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) sering kali mengalami kesulitan mempertahankan perhatian pada suatu aktivitas.
Permainan Lego dapat menjadi sarana yang efektif karena memberikan target yang jelas dan langkah-langkah sederhana yang mudah diikuti. Setiap keberhasilan menyelesaikan bagian tertentu juga mampu meningkatkan rasa percaya diri anak.
Selain itu, aktivitas ini membantu menyalurkan energi secara positif dan terarah.
Baca manfaat bermain Lego lainnya di halaman berikutnya...
Add
as a preferred source on Google


















































