Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap Malaysia, Hakim Danish Ramli, memiliki rekor mengesankan di Sirkuit Le Mans menjelang Moto3 Prancis 2026, 8-10 Mei.
Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans, akhir pekan ini, kembali akan menjadi ujian lain bagi Hakim Danish.
Le Mans bukan sirkuit asing bagi pembalap 18 tahun ini. Akan tetapi, persaingan ketat di Moto3 2026 menjadi tantangan lain bagi Danish.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hakim Danish memulai karier balap di Eropa pada 2021 saat tampil di European Talent Cup. Namun dia baru merasakan membalap di Le Mans ketika bersaing dalam Red Bull MotoGP Rookies Cup pada 2023.
Hakim menjalani karier di Red Bull MotoGP Rookies Cup dari 2023 hingga 2025. Selama enam kali membalap di Le Mans dalam Red Bull Rookies Cup, Hakim Danish tiga kali podium.
Podium di Le Mans itu dicatatkan Hakim Danish pada musim keduanya di Red Bull MotoGP Rookies Cup, yakni tahun 2024. Pada race pertama di seri Le Mans 2024, Hakim finis keenam, lalu meraih podium ketiga pada race kedua.
Seiring dengan pengalaman yang mumpuni di Le Mans, prestasi Hakim Danish kian meningkat pada Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Kali ini dua race di Le Mans disabet Hakim dengan meraih podium kedua.
Sementara pada balapan lain di Le Mans selama Red Bull MotoGP Rookies Cup dicapai Hakim Danish dengan finis ke-9 pada race pertama musim 2023 dan gagal finis pada race kedua.
Di atas kertas Hakim Danish cukup hapal dengan kondisi di Sirkuit Le Mans jelang Moto3 Prancis 2026 yang dimulai pada Jumat (8/5). Akan tetapi mental pembalap lebih menentukan performa di trek.
Hal itu bisa dibuktikan pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang juga rival Hakim Danish di Moto3 2026. Veda Ega merupakan debutan pada musim ini dan baru dua kali menjajal Le Mans dalam kariernya.
Akan tetapi di Moto3 2026 yang sudah berjalan empat seri, Veda Ega cukup kompetitif dengan menempati peringkat keenam klasemen.
(sry/ptr)
Add
as a preferred source on Google


















































