CNN Indonesia
Senin, 10 Agu 2026 10:30 WIB
Ilustrasi. Sebelum rumah dipenuhi kotoran cicak dan membawa penyakit buat penghuni rumah, ketahui cara membersihkan kotoran tersebut. (iStockphoto/enviromantic)
Jakarta, CNN Indonesia --
Cicak kerap dianggap hewan pengganggu lantaran kerap meninggalkan kotoran di berbagai sudut rumah.
Cicak umumnya mengeluarkan kotorannya di sembarang tempat, seperti dinding, rak dapur, bawah lemari, ambang jendela, dekat lampu, hingga langit-langit rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari laman Pest Control Service, satu ekor cicak bahkan dapat buang kotoran beberapa kali dalam sehari. Tak jarang, cicak juga kembali ke lokasi yang sama sehingga kotorannya menumpuk di satu area.
Karena itu, membersihkan kotoran cicak secara rutin penting dilakukan demi menjaga kebersihan sekaligus kesehatan penghuni rumah.
Cara membersihkan kotoran cicak
Secara fisik mungkin cicak terlihat tidak berbahaya bagi manusia. Namun kotorannya tidak boleh dianggap sepele.
Kotoran cicak berpotensi membawa bakteri, termasuk Salmonella, yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan apabila tanpa sengaja masuk ke dalam tubuh melalui tangan yang terkontaminasi atau makanan.
Ilustrasi bakteri salmonella (Foto: WikiImages/Pixabay)
Ditambahkan dari laman Times of India, dalam beberapa kasus, kotoran hewan reptil seperti cicak juga dapat mengandung bakteri lain, seperti Campylobacter, yang dapat memicu diare, demam, dan sakit perut.
Nah, kotoran cicak yang sudah mengering dapat pecah menjadi partikel halus yang beterbangan dan memicu iritasi saluran pernapasan pada sebagian orang.
Sebelum rumah dipenuhi kotoran cicak dan membawa penyakit buat penghuni rumah, ketahui cara membersihkan kotoran tersebut.
1. Pakai sarung tangan dan masker
Gunakan sarung tangan dan masker sebelum mulai membersihkan, terutama jika kotoran sudah lama menumpuk atau mengering. Langkah ini membantu mengurangi risiko kontak langsung dengan bakteri maupun partikel debu dari kotoran.
2. Angkat kotorannya menggunakan tisu
Gunakan tisu untuk mengambil kotoran cicak secara perlahan. Hindari menyentuhnya langsung dengan tangan agar risiko kontaminasi dapat diminimalkan.
3. Jangan menyapu kotoran yang kering
Kotoran cicak yang sudah mengering sebaiknya tidak disapu. Menyapu dapat membuat partikel halus beterbangan di udara sehingga berpotensi terhirup dan mengiritasi saluran pernapasan.
4. Semprot dengan disinfektan, lalu bersihkan dengan tisu baru
Setelah kotoran terangkat, semprotkan cairan disinfektan atau larutan pemutih yang telah diencerkan pada area yang terkena.
Diamkan beberapa menit agar cairan bekerja, kemudian seka menggunakan tisu yang baru. Buang semua tisu yang telah digunakan ke tempat sampah tertutup.
5. Cuci tangan hingga bersih
Setelah selesai membersihkan, cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir meskipun sebelumnya sudah memakai sarung tangan. Ini penting untuk mencegah perpindahan bakteri ke benda lain, makanan, atau tertelan.
Apabila tanpa sengaja menyentuh kotoran cicak dengan tangan, segera cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut sebelum tangan benar-benar bersih untuk mengurangi risiko masuknya bakteri ke dalam tubuh.
Selain membersihkan kotoran, kamu juga perlu mencari sumber masalahnya. Cicak biasanya datang karena menganggap banyak makanan di rumah.
Untuk itu, selalu jaga kebersihan dapur, menutup rapat makanan, serta mengurangi serangga di dalam rumah untuk mencegah cicak datang kembali.
Demikian cara aman membersihkan kotoran cicak agar risiko paparan bakteri dari kotorannya dapat diminimalkan.
(fef)


















































