Jakarta, CNN Indonesia --
Toyota mencatat kenaikan angka penjualan mobil hampir dua kali lipat pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Lebih dari setengah pemesanan berasal dari mobil elektrifikasi, terutama model produksi dalam negeri.
"Lebih dari 50 persen dari total SPK berasal dari produk lokal seperti Kijang Innova Hybrid, Veloz Hybrid EV, dan Yaris Cross Hybrid EV. Selain itu, Alphard Hybrid EV juga menunjukkan performa yang baik," kata Bansar Maduma, Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor di GIIAS 2026, Sabtu (8/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengapresiasi penjualan tahun ini yang dikatakan sebagai tanda minat masyarakat atas mobil elektrifikasi terus berkembang.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Marketing TAM Hiroyuki Oide menyampaikan perusahaan akan terus melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui beragam teknologi elektrifikasi di Indonesia, mulai dari hybrid, PHEV, hingga berbasis baterai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Oide ini diperlukan mengingat kondisi geografis serta kebutuhan masyarakat Tanah Air beragam.
"Kebutuhan konsumen juga beragam," katanya.
Bagaimana penjualan mobil listrik?
Bansar melanjutkan penjualan mobil listrik Toyota juga terus mengalami kenaikan di tengah pertumbuhan permintaan model hybrid.
Ia bilang salah satunya dibuktikan melalui respons pengunjung GIIAS 2026 terhadap bZ4X. Namun begitu belum diungkap lebih jauh terkait angka pemesanan.
"Untuk jumlah masih dalam tahap rekap data terkait minat pelanggan dan permintaan untuk LCEV di Indonesia," katanya.
Saat ini Toyota memiliki sejumlah model hybrid yang diproduksi lokal, seperti Kijang Innova Zenix HEV, Yaris Cross HEV, dan Veloz Hybrid EV.
Ada pula model lain seperti Alphard HEV, Land Cruiser 300 HEV, Corolla Cross HEV, hingga Urban Cruiser EV.
(ryh/fea)


















































