CT Wanti-wanti Bahaya AI Bisa Hapus Lapangan Kerja hingga Peradaban

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Pendiri CT Corp Chairul Tanjung (CT) memperingatkan perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berpotensi menghilangkan banyak lapangan kerja, bahkan mengancam keberlangsungan peradaban manusia jika tidak dikendalikan.

CT mengatakan perkembangan teknologi khususnya AI, memang membawa dampak positif bagi produktivitas dan efisiensi. Namun, teknologi tersebut juga memiliki risiko besar terhadap kehidupan manusia.

"Teknologi selalu punya dua mata pisau. Di satu sisi memberikan kebaikan karena membuat kita lebih produktif dan efisien, tapi di sisi lain bisa menjadi hal yang negatif," ujar CT dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026, Selasa (10/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menilai, salah satu dampak paling nyata dari perkembangan AI adalah potensi penggantian tenaga kerja manusia oleh mesin. Kondisi tersebut membuat penyerapan tenaga kerja ke depan menjadi semakin menantang.

"Banyak masalah tenaga kerja kita yang bisa digantikan dengan teknologi, khususnya AI sehingga penyerapan tenaga kerja menjadi challenging," katanya.

Lebih jauh, CT menegaskan risiko yang lebih besar bisa muncul jika perkembangan AI tidak dikendalikan secara global. Menurutnya, teknologi yang tidak dibatasi justru berpotensi mengancam peradaban manusia itu sendiri.

"AI itu bisa menghapuskan peradaban manusia. Pada saatnya nanti, kalau kita tidak bisa mengontrol dunia, tidak bisa mengontrol perkembangan teknologi, maka teknologi itu sendiri yang akan membunuh manusia," tegas CT.

Bos CT Corp mendorong perlunya kesepakatan global untuk membatasi dan mengatur pemanfaatan teknologi agar tetap berorientasi pada perbaikan peradaban, bukan sebaliknya.

"Dunia perlu membatasi Sampai batas mana teknologi itu bisa memperbaiki peradaban kita," ujarnya.

CT menambahkan, tantangan AI harus direspons dengan kebijakan yang seimbang antara pemanfaatan inovasi, dan perlindungan terhadap tenaga kerja, serta nilai-nilai kemanusiaan di tengah perubahan global yang semakin cepat.

[Gambas:Video CNN]

(lau/ins)

Read Entire Article
| | | |