Dara 2NE1 Bantah Tudingan Park Bom soal Konsumsi Narkoba

9 hours ago 2

CNN Indonesia

Rabu, 04 Mar 2026 20:15 WIB

Sandara Park atau Dara 2NE1 membantah tuduhan bahwa dirinya mengonsumsi narkoba. Sandara Park atau Dara 2NE1 membantah tuduhan bahwa dirinya mengonsumsi narkoba. (Arsip ABYSS COMPANY)

Jakarta, CNN Indonesia --

Sandara Park atau Dara 2NE1 membantah tuduhan bahwa dirinya mengonsumsi narkoba. Bantahan disampaikan setelah Park Bom mengklaim menjadi kambing hitam atas kasus narkoba yang menjerat Dara.

Bantahan itu diungkapkan Dara 2NE1 melalui unggahan Instagram Story pada Rabu (4/3). Ia secara singkat menyatakan hal tersebut dalam bahasa Korea dan bahasa Inggris. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak pernah menggunakan narkoba. Saya mendoakan yang terbaik untuknya," tulis Sandara Park.

Unggahan tersebut muncul sehari setelah Park Bom membuat klaim terhadap Sandara Park di media sosial melalui surat tulisan tangan pada Selasa (3/3).

"Saya berhati-hati agar ini tidak menimbulkan kehebohan lain, tetapi saya merasa khawatir tentang obat yang dikenal sebagai Adderall. Itu bukan narkotika. Saya adalah pasien dengan ADD [gangguan defisit perhatian]," kata Park Bom dalam surat tersebut.

"Sandara Park terlibat dalam kasus narkoba dan, untuk menutupinya, membuat Park Bom menjadi pecandu narkoba."

[Gambas:Video CNN]

Melalui pernyataan tertulis, Park Bom kini meminta banyak pihak untuk menyebarkan informasi dirinya ketergantungan pada obat-obatan atau narkotika.

"Saya berharap YG Entertainment, Yang Hyun-suk [pendiri YG Entertainment], Teddy [produser musik] dan Lee Chae-rin [CL 2NE1] akan berhenti melaporkan kepada pihak berwenang bahwa Park Bom menggunakan obat melebihi dosis yang diresepkan, obat yang belum pernah ia konsumsi selama hampir 30 tahun."

"Saya tidak sakit dan bekerja keras untuk hidup dengan baik," tuturnya seperti di awal keterangan itu.

Adderall adalah obat psikotropika yang digunakan untuk mengobati ADD dan kondisi terkait. Pada 2010, Park Bom memicu kontroversi setelah mengimpor Adderall melalui pos internasional tanpa mendeklarasikannya kepada bea cukai.

Hal itu juga dilakukan tanpa mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan.

Pada saat itu, jaksa menangguhkan dakwaan setelah memastikan bahwa obat tersebut telah diresepkan untuk pengobatan.

Park Bom telah menangguhkan aktivitasnya sejak Agustus 2025 karena masalah kesehatan, berdasarkan keterangan agensi.

Pada saat itu, agensinya, D-Nation Entertainment, mengatakan keputusan tersebut dibuat setelah staf medis menyarankan bahwa ia membutuhkan istirahat dan stabilitas yang cukup.

(chri)

Read Entire Article
| | | |