Jakarta, CNN Indonesia --
Justin Gaethje berniat menghajar Ilia Topuria habis-habisan dalam pertarungan UFC Freedom 250 yang bakal berlangsung bertepatan dengan hari ulang tahun Donald Trump di Gedung Putih.
UFC Freedom 250 berbeda dengan ajang-ajang sebelumnya. Malam pertarungan yang bakal diadakan pada 14 Juni 2026 akan digelar di ruang terbuka bagian selatan Gedung Putih.
Semula UFC merencanakan pertarungan spesial menyambut hari jadi Amerika Serikat ke-250 di Gedung Putih pada 4 Juli atau bersamaan dengan Hari Kemerdekaan AS, namun kemudian acara digeser lebih awal dan bertepatan dengan hari lahir Trump.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gaethje selaku pemegang sabuk juara interim lightweight akan berhadapan dengan Topuria yang saat ini memiliki sabuk juara lightweight dalam duel utama UFC Freedom 250.
"Saya berada di sini karena saya adalah salah satu yang terbaik di dunia. Anda tahu, saya menghadapi orang yang luar biasa. Saya punya pelatih hebat dan kami punya rencana hebat."
"Dan saya akan, Anda tahu, mengubah mukanya seperti yang saya lakukan kepada semua lawan saya," ucap Gaethje soal pertarungan melawan Topuria.
Gaethje merupakan salah satu petarung senior di kelas lightweight. Pria 37 tahun itu sudah 32 kali bertarung dan meraih 27 kemenangan serta lima kali kalah. Lawan-lawan yang sudah pernah dihadapinya di pentas UFC antara lain adalah Dustin Poirier, Tony Ferguson, Khabib Nurmagomedov, Michael Chandler, Charles Oliveira, Max Holloway, dan Paddy Pimblett.
Sementara Topuria yang punya catatan 17 kali tampil di ajang MMA dan selalu menang itu baru masuk ke UFC pada 2020. Alexander Volkanovski dan Max Holloway jadi korban Topuria dalam pertarungan perebutan juara featherweight. Sedangkan Charles Oliveira merasakan keras pukulan Topuria dalam perebutan sabuk lightweight.
(nva/abs)
Add
as a preferred source on Google


















































