Jakarta, CNN Indonesia --
Menjelang pertandingan menghadapi Arab Saudi di Piala Dunia 2026, Uruguay belum diizinkan masuk ke wilayah Amerika Serikat (AS) lantaran masalah kelengkapan dokumen.
Uruguay akan bersua Arab Saudi pada Selasa (16/6) di Stadion Miami, Florida, AS, pukul 05.00 WIB atau Senin (15/6) 18.00 waktu setempat. Namun, hingga kini Uruguay masih belum menerima visa sebagai syarat utama masuk ke sebuah negara, termasuk Amerika.
Dilansir The Sun Football, visa yang belum diterbitkan pemerintah AS disebabkan dokumen-dokumen dari Uruguay yang belum lengkap. Hal itu dijelaskan oleh salah satu jurnalis Uruguay, Rodrigo Romano.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini, ada masalah dengan dokumen resmi untuk pesawat yang membawa Uruguay ke Amerika Serikat," kata Rodrigo.
"Solusi mendesak sedang dicari untuk memungkinkan penerbangan dari Cancun ke Miami, tetapi pesawat tersebut memiliki beberapa prosedur yang tidak disetujui untuk masuk ke wilayah AS," tambahnya.
Uruguay saat ini masih berada di Mayakoba Training Centre, Cancun, Meksiko, yang merupakan kamp pelatihan mereka selama Piala Dunia 2026.
Seharusnya, sebelum laga kontra Arab Saudi pada Senin (15/6) pukul 18.00 waktu setempat, Uruguay harus tiba di Miami 24 jam sebelumnya.
"Para pemain berada di Kompleks Mayakoba menunggu kabar terbaru. Uruguay harus mendarat paling lambat pukul 19.00," tutup pernyataan jurnalis Uruguay tersebut.
Ini menjadi kontroversi lain di perhelatan turnamen akbar di AS, Kanada, dan Meksiko. Sebelumnya wasit asal Somalia, Omar Artan, batal pimpin pertandingan di Piala Dunia 2026 karena visanya ditolak.
(afr/afr/jun)
Add
as a preferred source on Google

















































