IHSG Berpeluang Hijau Awali 2026

4 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Jumat (2/1).

Founder WH-Project William Hartanto melihat indeks saham mengawali 2026 dengan sinyal teknikal yang masih positif.

Menurutnya, pola pergerakan indeks menunjukkan peluang penguatan lanjutan, seiring tren yang tetap berada dalam arah naik. Saat ini, IHSG sedang menguji level resistance di kisaran 8.700.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"IHSG masih berada dalam tren menguat dan berpeluang melanjutkan kenaikan dengan level uji terdekat di 8.700," ujar William dalam riset hariannya.

Dengan sentimen tersebut, William memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.600 dan resistance 8.700 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni PTRO, HRUM, BULL, dan WIIM.

Sementara itu, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat pergerakan indeks saham masih memiliki beberapa kemungkinan arah.

Dalam skenario paling positif, ia menilai IHSG sudah menyelesaikan fase koreksi dan berpeluang melanjutkan kenaikan ke kisaran 8.730-8.905. Namun, pada skenario lainnya, IHSG masih berpotensi mengalami koreksi terlebih dahulu.

"Pada skenario terbaik, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan ke rentang 8.730-8.905, meski risiko koreksi masih ada," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 8.525, 8.493 dan resistance 8.656, 8.714 hari ini. Herditya pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADRO, IMPC, PTRO, dan UNVR.

IHSG ditutup di level 8.646 pada Selasa (30/12 sore. Indeks saham menguat 2,68 poin atau naik 0,03 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp20,61 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 39,54 miliar saham.

Pada penutupan tahun lalu, 346 saham menguat, 317 terkoreksi, dan 146 stagnan.

[Gambas:Video CNN]

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

(del/sfr)

Read Entire Article
| | | |