IHSG Diramal Lanjut Ngegas Hari Ini

3 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Kamis (26/3).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG berpeluang menguat pada awal perdagangan hari ini, tetapi pergerakannya masih dibayangi risiko koreksi lanjutan.

Secara teknikal, indeks masih berada di fase akhir tren turun sehingga berpotensi melemah ke kisaran 6.745-6.887, meski dalam skenario terbaik penguatan bisa berlanjut menuju 7.450-7.779.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada awal perdagangan hari ini IHSG berpeluang menguat, namun masih rawan terkoreksi ke 6.745-6.887 dengan peluang penguatan lanjutan ke 7.450-7.779," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.156, 7.022 dan resistance 7.374, 7.527 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BKSL, ENRG, INCO, dan SRTG.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini jika mampu menembus level 7.436.

Jika berhasil, indeks berpotensi naik menuju area 7.765. Namun, jika masih tertahan di bawah level tersebut, kata dia, IHSG berisiko melanjutkan tren penurunan hingga ke 6.744.

"IHSG berpotensi melanjutkan tren positif ke 7.765 jika menembus 7.436, namun berpeluang turun ke 6.744 jika masih berada di bawah level tersebut," ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.900, 6.744, dan 6.587 dan resistance 7.436, 7.765, dan 8.098 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AADI, BBRI, MBMA, MDKA, dan PTBA.

IHSG ditutup di level 7.302 pada perdagangan Rabu (25/3) sore. Indeks saham menguat 195,28 poin atau naik 2,75 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp25,64 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 38,35 miliar saham.

Pada penutupan kemarin, 574 saham menguat, 148 terkoreksi, dan 101 stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |